149-0! Skor paling edan!

Tahukah Anda bahwa salah satu laga bola di muka bumi ini pernah berakhir dengan skor 149-0? Kedengarannya mustahil, tapi riil. Memang pernah terjadi. Skor 149-0 berarti 1,65 gol tercipta setiap menitnya. Atau 1 gol terjadi setiap 36 detik. Bagaimana caranya? Siapa? Di mana? Berikut ini adalah daftar skor paling gila dalam sejarah.

1.    Adema vs Stade Olympique L’Emyrne 149-0 di Liga Madagaskar, 2002.
Uniknya lagi, klub yang diuntungkan dalam skor dengan rekor terbesar dalam sejarah itu, yakni AS Adema, tidak sempat mengontrol dan mengolah bola sama sekali. Pelatih Olympique Zaka Be yang kesal dengan salah satu keputusan wasit memerintahkan pemain-pemainnya menjebol gawang sendiri. Dan para pemain dengan setia mematuhi perintahnya sampai 149 kali! Akibat perbuatannya, sang pelatih diskors oleh organisasi bola setempat selama 3 tahun.

2.    Arbroath vs Bon Accord 36-0 di Liga Skotlandia, 1885.
Jika laga nomor satu tadi terasa kontroversial karena pemain melakukan bunuh diri secara massal, sehingga kredibilitasnya dalam sejarah agak meragukan, maka ini merupakan laga resmi dengan selisih skor terbesar dalam sejarah, 36-0. Peristiwanya terjadi tanggal 12 September 1885. Dalam daftar pemain bola baik-baik, inilah rekor terbesar, bukan karya Zaka Be di atas. Uniknya lagi, Arbroath sebenarnya baru 7 tahun sebelumnya jadi klub sepakbola. Sebelumnya mereka adalah tim kriket dengan nama resmi Orion Cricket Club. Namanya yang mirip dengan klub bola Orion FC menyebabkan mereka secara tidak sengaja diundang oleh panitia untuk ikut serta dalam Scottish Cup. Dan meski pada masa itu skor seringkali berselisih jauh, 36-0 tetap saja keterlaluan pada zamannya.

3.    Dundee Harp vs Aberdeen Rovers 35-0 di Liga Skotlandia, 1885.
Laga ini terjadi persis di tanggal yang sama dengan peristiwa nomor 2 di atas. Mungkin dewa bola lagi tertidur jadi skor-skor gila bermunculan di hari yang sama. Lebih aneh lagi wasit di laga Dundee vs Aberdeen sebenarnya mencatat 37-0. Tapi pelatih Dundee mengaku hanya mencatat 35 gol saja. Ofisial pertandingan mengaku kerepotan dengan jumlah gol segitu banyak dan setuju untuk memilih skor 35-0 saja, dengan rasa kagum bahwa itu akan memecahkan rekor selama ini. Baru 1-2 hari kemudian ofisial Dundee menyadari mereka kalah 1 gol dari Arbroath di siang yang sama. Maklum, zaman itu belum ada SMS. Saat itulah Dundee menyesal, mengapa tidak mengambil tawaran wasit 37-0, instead of 35-0.

4.    Australia vs American Samoa 31-0 di penyisihan grup Oseania, 2001. Bertarikh 11 April 2001, laga ini dimaksudkan untuk mencari setengah tempat wakil Oseania untuk Piala Dunia 2002. Ini merupakan salah satu skor terbesar dalam ajang bola internasional antar negara. Salah satu pemain Australia, Archie Thompson, mencetak hattrick 13 gol dari kakinya. American Samoa adalah salah satu negara paling lemah dan menduduki ranking antara 192 sampai 200 dalam daftar FIFA. Australia akhirnya maju setelah mengalahkan Selandia Baru untuk berlaga dalam playoff tapi dilumat oleh Uruguay.

5.    Nania FC vs Okwawu Stores United Nkawkaw 31-0 di Ghana Telecom Premier League, 2007. Penyelidikan oleh liga setempat belakangan menemukan bahwa Okwawu mengalah sebesar itu atas bujukan bandar-bandar judi. Sebagai hukuman, mereka dijatuhi denda 50 juta cedis (sekitar Rp 58 juta) dan diturunkan ke divisi tiga. Ke-11 pemain dan 5 ofisial tim juga dilarang berlaga selama satu tahun.

6.    Iran vs Maldives 17-0, di penyisihan Piala Dunia 1998. Maldives juga salah satu tim terlemah di dunia.

 



Gila Bola

Gilabola.com adalah komunitas pecinta sepakbola 100% Indonesia! Dapatkan info sepakbola terkini dari skor akhir, jadwal pertandingan, prediksi, klasemen, cuplikan gol dan banyak info lainnya!

Baca juga ...

Komentar Gibolers!