Ayah Striker Turki Tewas Dalam Serangan Bom

Kesedihan yang mendalam dirasakan publik sepakbola Turki, terutama klub Galatasaray. Ayah dari striker klub raksasa Turki itu, Umut Bulut, dilaporkan menjadi salah satu korban tewas dalam tragedi serangan bom di Ankara, Minggu (13/3).

 

Kesedihan yang mendalam dirasakan publik sepakbola Turki, terutama klub Galatasaray. Ayah dari striker Turki dan Galatasaray itu, Umut Bulut, dilaporkan menjadi salah satu korban tewas dalam tragedi serangan bom di Ankara, Minggu (13/3).

Seperti dilansir 101 Great Goals, media-media Turki melaporkan bahwa Kemal Bulut, ayah dari Umut Bulut, menjadi salah satu total 37 korban tewas dalam serangan bom mobil yang menggemparkan ibukota Turki, Ankara.

Klub Galatasaray sendiri sudah mengonfirmasi terkait peristiwa ledakan bom yang merenggut nyawa orangtua dari striker Turki andalan mereka. Namun, hingga saat ini Umut Bulut masih belum bisa memberikan pernyataan terkait insiden menyakitkan yang menimpa ayahandanya itu.

Saat terjadinya insiden itu, Umut Bulut dikabarkan tengah tampil pada pertandingan lanjutan kompetisi sepak bola Turki antara Galatasaray melawan Genclerbirligi, Minggu (13/3/2016) waktu setempat. Striker Turki 32 tahun ini dimainkan selama 90 menit dalam laga yang berakhir imbang dengan skor 1-1.

Teror bom di Ankara telah menyebabkan 37 orang tewas, sedangkan 100 orang lainnya mengalami luka-luka. Pelaku teror bom tersebut diduga berasal dari Suriah, tapi hingga saat ini pihak yang berwajib Turki masih terus melakukan penyelidikan.

 

“Ibu kota terguncang oleh serangan fatal kemarin malam yang menargetkan orang-orang tidak bersalah. Kami benar-benar merasa hancur dengan berita yang diterima pagi ini,” demikian pernyataan tertulis dari Galatasaray.

“Ayah Umut Bulut, Kemal Bulut menjadi salah satu korban tewas. Klub dan semua pemain turut berdukacita untuk Umut Bulut dan keluarganya. Rasa sakit ini begitu besar,” lanjut pernyataan itu.

Ucapan belasungkawa yang ditujukan kepada pemain 32 tahun itu juga datang dari sejumlah insan sepak bola. Di antaranya dari Wesley Sneijder dan mantan pelatih Galatasaray, Roberto Mancini.

“Duka cita mendalam untuk Umut Bulut. Saya turut merasakan kesedihan Anda dan keluarga. Saya berdoa untuk kalian semua,” tulis Sneijder lewat akun Twitternya.

“Duka cita saya untuk Umut Bulut dan semua keluarganya karena kehilangan sang ayah. Saya berdoa untuk Anda dan semua korban Ankara,” tulis Mancini di Twitter.

Umut Bulut sudah tampil sebanyak 36 kali bersama tim nasional Turki. Striker berusia 32 tahun ini juga telah memenangi dua gelar Super Liga bersama Galatasaray pada musim 2012-2013 dan 2014-2015. Musim ini dia sudah tampil sebanyak 21 kali untuk Galatasaray dan menyarangkan tiga gol untuk klub berjuluk Cimbom Aslan itu.

Sepakbola.cc