Cavani: Neymar Sebagai Eksekutor Penalti PSG Selanjutnya

Neymar telah ditetapkan oleh pelatih Unai Emery sebagai eksekutor penalti utama Paris Saint-Germain di pertandingan-pertandingan selanjutnya.

Pelatih PSG Unai Emery tetapkan Neymar sebagai eksekutor utama penalti.
Pelatih PSG Unai Emery tetapkan Neymar sebagai eksekutor utama penalti.

Penyerang Paris Saint Germain (PSG) Edinson Cavani mengungkapkan bahwa manajer  Unai Emery telah menunjuk Neymar sebagai eksekutor penalti PSG di pertandingan-pertandingan selanjutnya.

Kedua pemain ini sempat saling berebut eksekusi penalti saat PSG mengalahkan Lyon 2-0 pada laga di awal musim ini. Ketika itu, Neymar coba merebut bola dari tangan Cavani untuk melakukan tendangan penalti, tapi tak diberi oleh rekannya itu.

Cavani yang kemudian mengambil tendangan penalti itu, ternyata gagal dalam tugasnya. Tembakannya berhasil digagalkan oleh kiper Lyon.

Insiden di lapangan itu terus berlanjut di ruang ganti. Neymar yang merasa diri sebagai pemain yang dibutuhkan oleh PSG, kabarnya mendesak manajemen klub agar segera menjual Cavani.

Tak ada solusi berarti yang diberikan oleh pelatih Unai Emery saat itu. Dia hanya menekankan agar kedua pemain bergantian melakukan tendangan penalti.

Namun kini Cavani mengungkapkan bahwa pelatih sudah memutuskan Neymar sebagai pengambil penalti selanjutnya. Tidak dijelaskan oleh Cavani tentang alasan pelatih Emery memilih Neymar.

“Pelatih telah memutuskan bahwa Neymar akan mengambil penalti di pertandingan-pertandingan berikutnya,” ungkap Cavani kepada wartawan setelah membawa PSG meraih kemenangan telak 4-1 melawan Nantes, Minggu (19/11).

Dalam pertandingan itu, Cavani mencetak dua gol (menit ke-38 dan 79) sedangkan Neymar tak menyumbangkan satu gol pun. Adapun dua gol lainnya dicetak oleh dua pemain asal Argentina, Angel Di Maria (42) dan Javier Pastore (65).

Muncul kabar bahwa Unai Emery terpaksa memberikan tugas eksekusi penalti kepada Neymar setelah ada laporan mantan pemain Barcelona itu sangat kecewa di Parc des Princes, hanya tiga bulan setelah dia dibeli dari Barcelona dengan harga rekor dunia sebesar £ 198 juta.

PSG saat ini kokoh memimpin klasemen Ligue 1 Prancis dengan mengantongi nilai 35 dari 13 kali bertanding, unggul enam poin atas juara bertahan Monaco yang ada di posisi kedua.

Sepakbola.cc