Dua Pemain Bali United Mundur , Begini Reaksi Indra Sjafri

  • Bali United ditinggalkan oleh dua pemain pilarnya jelang turnamen Piala Jenderal Sudirman. Kedua pemain itu mengundurkan diri karena alasan yang berbeda.

Bali United ditinggalkan oleh dua pemain pilarnya jelang turnamen Piala Jenderal Sudirman. Kedua pemain itu mengundurkan diri karena alasan yang berbeda.

Dua pemain yang mengundurkan diri itu adalah Sultan Samma dan Sandy Darman Suta. Samma diketahui sebagai salah satu pemain penting di kubu Bali United. Dia merupakan kreator serangan Serdadu Tridatu selama ini.

Samma mengaku mengundurkan diri karena alasan keluarga. “Pelatih sudah tahu secara lisan dan tulisan. Saya mengundurkan diri dari Bali United karena keputusan sendiri dan keluarga,” kata Sama.

Sementara Sandy Darman Suta mengaku mengajukan pengunduran diri karena merasa tak cocok lagi dengan visi dan misi Bali United.

“Hampir setahun saya bersama. Ada perasaan sedih. Tapi, kalau sudah tak ada kesamaan visi dan misi, lebih baik mengundurkan diri,” ungkap Sute, panggilan akrab Sandy Darman seperti dilansir Vivanews.com.

Menanggapi mundurnya dua pemain itu, pelatih Bali United, Indra Sjafri, mengaku pusing karena stok pemainnya berkurang jelang turnamen Piala Jenderal Sudirman yang digelar pada pertengahan November 2015.

Tapi ada yang membuat Indra kecewa dengan pengunduran diri anak asuhnya itu, terutama Sute, yang menurut Indra, si pemain mundur karena ingin mengikuti turnamen tarkam di kampung halaman masing-masing.

Terkait pengunduran diri Samma, Indra Sjafri bisa memahami karena alasan keluarga. Namun untuk Sute, Indra memiliki pendapat lain. Indra menyebut Sute tak mengundurkan diri, melainkan pulang ke kampung halamannya demi mengikuti turnamen tarkam.

“Tak ada yang mengundurkan diri. Mereka izin ikut tarkam saja. Dia mementingkan tarkam ketimbang kewajiban dengan klub. Ini fenomena yang tidak baik. Yang nggak setia kepada klub, hanya menuntut hak saja,” kata Indra.