The Jakmania Minta Presiden Turun Tangan Bereskan Sepakbola

9

Berita Bola Indonesia: Suporter Persija Jakarta, The Jakmania, meminta Presiden Joko Widodo turun tangan menyelesaikan kisruh sepakbola Indonesia yang melibatkan PSSI dan Kemenpora. The Jakmania melihat karut marut sepakbola tak akan selesai karena masing-masing pihak kukuh mempertahankan egonya masing-masing.

Liga Indonesia  - The Jakmania Minta Presiden Turun Tangan Bereskan Sepakbola
Berita Bola Indonesia: The Jakmania Minta Presiden Turun Tangan Bereskan Sepakbola

Berita Bola Indonesia: Suporter Persija Jakarta, The Jakmania, meminta Presiden Joko Widodo turun tangan menyelesaikan kisruh sepakbola Indonesia yang melibatkan PSSI dan Kemenpora. The Jakmania melihat karut marut sepakbola tak akan selesai karena masing-masing pihak kukuh mempertahankan egonya masing-masing.

Seperti diketahui PSSI secara sepihak telah menghentikan semua kompetisi sepakbola di tanah air. Alasannya adalah karena Kemenpora telah membekukan badan sepakbola tersebut dan telah meminta kepolisian untuk tidak memberikan izin pertandingan bagi klub-klub ISL 2015.

Persoalan menjadi rumit karena Kemenpora mau membentuk Tim Transisi yang akan menggantikan peran PSSI dalam mengelola persepakbolaan di tanah air. Sementara klub-klub ISL meragukan kemampuan Tim Transisi mengingat semua perangkat pertandingan berada di bawah kendali PSSI. Selain itu, klub-klub juga baru mau mengikuti kompetisi jika PSSI diakui pemerintah, dalam hal ini Kemenpora.

Menggantungnya nasib sepakbola di tanah air itulah yang mendorong The Jakmania melakukan aksi damai di depan Istana Negara, Selasa (5/6). Dalam aksinya itu, ratusan The Jakmania meminta Presiden Jokowi untuk turun tangan menyelesaikan persoalan sepakbola.

“Kami ingin segera Pak Presiden menyelesaikan masalah ini. Kami sangat mirislah masalah ini tidak selesai-selesai. Sebaiknya Presiden turun tangan karena kondisi sepak bola di Indonesia sudah gawat,” ujar Ketua Umum Jakmania, Richard Achmad Supriyanto, seperti dilansir Kompas.com.

Richard juga meminta agar para regulator sepak bola mengundurkan diri dari lembaganya masing-masing jika tidak memiliki niat memperbaiki kondisi sepak bola Indonesia. Selain itu, ia juga berharap agar semua stakeholder dapat bersatu demi kemajuan sepak bola Indonesia.

“Kompetisi merupakan hiburan rakyat Indonesia dan pemersatu bangsa. Kami juga kasihan dengan nasib para pemain yang menggantungkan hidupnya dari Indonesia Super League (ISL),” kata Richard.