Ini Dia Format Turnamen Piala Soedirman

Setelah sukses menyelenggarakan turnamen Piala Presiden 2015, kembali Mahaka Sports and Entertainment menggelar sebuah turnamen yang bernama Piala Soedirman pada tengah November 2015. Bagaimana format dan siapa pesertanya?

Berita Bola : Ini Dia Format Turnamen Piala Soedirman
Ilustrasi

Setelah sukses menyelenggarakan turnamen Piala Presiden 2015, kembali Mahaka Sports and Entertainment menggelar sebuah turnamen yang bernama Piala Soedirman pada tengah November 2015. Bagaimana format dan siapa pesertanya?

CEO Mahaka Sports, Hasani Abdulgani, mengatakan peserta turnamen yang diundang adalah klub-klub dari Indonesia Super League (ISL) minus Persiram Raja Ampat dan Perseru Serui. Hampir semua yang ikut dalam turnamen Piala Presiden 2015 kemarin kembali diundang untuk berpartisipasi.

Hasani mengatakan pihaknya sudah menyebarkan undangan kepada 16 klub calon peserta. Ada yang sudah memberikan jawaban, ada yang belum. CEO Mahaka Hasani Abdulgani menyatakan masih menunggu respons dari klub-klub agar memberikan jawaban hingga Sabtu 24 Oktober 2015.

“Sudah ada yang jawab, siapa saja saya tak bisa beritahu. Kami tunggu jawaban mereka sampai besok,” kata Hasani seperti dikutip dari Viva.co.id.

Bagaimana format turnamen itu? Seperti dikutip dari Goal.com, Untuk babak penyisihan akan dibagi tiga grup, yaitu di Malang, Bali, dan Surabaya. Masing-masing grup akan dihuni lima tim. Format turnamen ini menggunakan sistem setengah kompetisi dan tidak ada hasil imbang.

Untuk babak penyisihan grup bakal digelar pada 14 November-1 Desember 2015. Selanjutnya, dua tim teratas masing-masing grup dan dua peringkat ketiga terbaik akan melaju ke babak delapan besar pada 12-20 Desember 2015.

Untuk babak semi-final bakal digelar 9-17 Januari 2016 dengan sistem kandang-tandang, dan partai final digelar, 24 Januari 2016.

Bagaimana dengan hadiahnya? jumlahnya lebih kecil daripada hadiah Piala Presiden. Untuk babak penyisihan tim yang menang dalam waktu normal akan mendapatkan uang sebesar Rp125 juta, jika menang lewat adu penalti akan menerima Rp110 juta. Sedangkan untuk tim yang kalah di waktu normal tetap menerima uang sebesar Rp75 juta, sementara kalah lewat adu penalti bakal menerima Rp90 juta.

Untuk tim yang hanya sampai babak semi-final akan mendapatkan Rp500 juta. Sementara runner-up menerima Rp1,5 miliar dan sang juara mendapatkan Rp2,5 miliar.

Sepakbola.cc