Surabaya United Khawatir Set Piece Arema

  • Surabaya United mempersiapkan secara maksimal jelang laga hidup mati melawan Arema Cronus pada laga kedua babak 8 besar Grup E Piala Jenderal Sudirman, Sabtu (19/12) mendatang.

Surabaya United mempersiapkan secara maksimal jelang laga hidup mati melawan Arema Cronus pada laga kedua babak 8 besar Grup E Piala Jenderal Sudirman, Sabtu (19/12) mendatang.

Kekalahan dalam laga itu nanti berpeluang mengakhiri langkah Surabaya United di turnamen ini. Pasalnya mereka sudah kalah 1-2 dari Pusamania Borneo FC pada laga pertama, Sabtu (12/12) lalu.

Jelang duel bergengsi dengan Arema Cronus, pelatih Surabaya United Ibnu Grahan memfokuskan latihan timnya pada masalah antisipasi bola-bola set-piece. Diketahui, Arema Cronus sangat piawai dalam memanfaatkan bola-bola mati.

Sebaliknya Surabaya United, diakui Ibnu Grahan, agak lemah dalam mengantisipasi set-piece. Itu terbukti ketika mereka dikalahkan Pusamania Borneo FC 2-1, dimana kedua gol semuanya berawal dari bola mati.

“Itu (set-piece) yang menjadi bahan evaluasi tim sebelum menghadapi Arema. Anak-anak terus saya kondisikan untuk berlatih mengantisipasi peluang lawan yang berasal dari set-piece. Apalagi Arema memiliki pemain yang cukup jago dalam mengeksekusi set-piece,” kata Ibnu seperti dikutip dari Goal.com.

Ibnu masih menyimpan keyakinan Surabaya United tetap lolos ke semi-final, kendati menelan kekalahan di laga perdana. Ibnu meminta para pemain tidak mudah menyerah di dua laga sisa melawan Arema dan Persipura Jayapura.

“Kami memang kalah dari PBFC, tapi kami masih memiliki dua pertandingan sisa.¬†Kami sudah siap menghadapi dua pertandingan itu. Saya juga terus persiapkan tim secara matang agar bisa meraih hasil maksimal lawan Arema,” kata Ibnu Grahan.