Persib Bandung Sisakan Satu Tempat Untuk Pemain Asing

40

Sepakbola – Persib Bandung menyisakan satu tempat untuk pemain asing. Hal ini ikut dicermati oleh Umuh Muchtar.

Liga Indonesia  - Persib Bandung Sisakan Satu Tempat Untuk Pemain Asing

Sepakbola – Persib Bandung menyisakan satu tempat untuk pemain asing. Hal ini ikut dicermati oleh Umuh Muchtar.

Persib Bandung, ternyata masih menyisakan satu slot untuk pemain asing pada Liga 1 2017. Namun untuk mendapatkan satu pemain asing itu ternyata bukan persoalan yang mudah bagi Persib. Pasalnya, mereka juga ingin mendatangkan pemain yang benar-benar mempunyai kualitas.

Sebelumnya, mereka sudah ingin mendatangkan Patrick Crus Dos Santos, tapi sang pemain lebih memilih bergabung dengan klub Vietnam, Saigon FC. Begitu pula Alex Willian Costa yang dipaketkan dengan Patrick, gagal menarik minat tim pelatih.

Yang paling baru, pemain asal Brasil lainnya Vitor Saba juga gagal didatangkan lantaran ingin menemani istrinya yang sedang hamil. Manajer tim Persib Umuh Muchtar mengakui situasi ini cukup mengganggu persiapan timnya.

Oleh karena itu, Umuh menyerahkan untuk pemilihan satu pemain asing tersisa kepada pelatih Persib Djadjang Nurdjaman.

Djadjang sendiri saat ini masih mengikuti kursus lisensi A AFC di Thailand, sebagai syarat untuk menjadi pelatih utama di sebuah klub yang berlaga di liga utama setiap negara. Ini merupakan regulasi AFC untuk meningkatkan kualitas Pelatih yang ada. Seandainya Djanur tidak mengambil pelatihan ini, sudah barang tentum Djanur hanya bisa diposisikan sebagai Asisten pelatih.

Terkait slot untuk pemain asing, Manajer Persib, Umuh menuturkan, sebagaimana di kutip di laman resmi persib, “Sebenarnya banyak yang melamar, tapi sepenuhnya saya serahkan kepada pelatih saja.”

“Siapa nanti pemain yang jadi incarannya untuk memperkuat Persib. Kondisi seperti ini bisa mengganggu kesiapan tim menuju turnamen Piala Presiden nanti,” tambahnya.

Sementara ini, sudah ada dua pemain asing yang dikontrak Persib, mereka adalah Vladimir Vujovic dan Shohei Matsunaga.