Bonek tewas, IPL tak perlu dihentikan

5

Tewasnya seorang suporter Persebaya bernama Purwo Adi saat terjadi bentrok antara suporter Persebaya dengan aparat kepolisian di akhir pertandingan Indonesian Premier League (IPL), Persebaya versus Persija, Minggu (3/6), mengundang banyak kecaman. Ada pihak yang meminta kompetisi IPL dihentikan. Bagaimana tanggapan PSSI? Sekjen PSSI Tri Goestoro mengatakan pihaknya akan mendukung kepolisian melakukan investigasi atas insiden tersebut. […]

Tewasnya seorang suporter Persebaya bernama Purwo Adi saat terjadi bentrok antara suporter Persebaya dengan aparat kepolisian di akhir pertandingan Indonesian Premier League (IPL), Persebaya versus Persija, Minggu (3/6), mengundang banyak kecaman. Ada pihak yang meminta kompetisi IPL dihentikan. Bagaimana tanggapan PSSI?

Sekjen PSSI Tri Goestoro mengatakan pihaknya akan mendukung kepolisian melakukan investigasi atas insiden tersebut. Namun, kata dia, selama proses investigasi berjalan, kompetisi liga IPL tak perlu dihentikan sementara.

“Tidak harus sampai dihentikan sementara. Soalnya, sambil berjalan tetap bisa melakukan investigasi,” jelas Tri saat dihubungi wartawan, Senin (4/6), seperti dikutip dari Kompas.com.

Seperti diberitakan sebelumnya, Purwo meninggal akibat terinjak-injak massa saat terjadi kericuhan di akhir pertandingan. Ketika itu, para suporter Persebaya melakukan pelemparan ke lapangan dan bangku pemain cadangan, bahkan beberapa suporter berusaha masuk ke lapangan. Polisi menghalau massa dengan menembakkan gas air mata, sehingga bentrok antar suporter dengan aparat kepolisian pun pecah.

 

sumber foto: detik sport