Gaji tak dibayar, pemain liga Indonesia ancam mogok

5

Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) akan menggalang pemain, baik yang berlaga di Indonesia Super League (ISL) maupun yang bermain di Indonesia Premier League (IPL), untuk melakukan pemogokan jika permasalahan gaji pemain belum dipenuhi oleh klub-klub. Presiden APPI, Ponaryo Astaman, kepada pers di Hotel Atlet Century, Jakata, Senin (28/5) malam, mengatakan pihaknya terlebih dahulu akan mengupayakan […]

Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) akan menggalang pemain, baik yang berlaga di Indonesia Super League (ISL) maupun yang bermain di Indonesia Premier League (IPL), untuk melakukan pemogokan jika permasalahan gaji pemain belum dipenuhi oleh klub-klub.

Presiden APPI, Ponaryo Astaman, kepada pers di Hotel Atlet Century, Jakata, Senin (28/5) malam, mengatakan pihaknya terlebih dahulu akan mengupayakan jalan terbaik antara pihak klub dengan pihak pemain yang belum dibayar gajinya.

“Masih dicari solusi terbaik untuk kedua belah pihak. Saya pikir aksi pemogokan adalah cara paling terakhir untuk menyelesaikan masalah,” kata Ponaryo.

Menurut Ponaryo, ada sekitar 13 klub, yang mencakup klub ISL dan IPL, yang sejauh ini belum memenuhi kewajibannya membayarkan gaji pemain. Persija Jakarta, Deltras Sidoarjo, dan Sriwijaya FC adalah beberapa contoh dari ISL yang bermasalah dengan keuangan, sedangkan dari IPL, ada Persibo Bojonegoro, Persema Malang, dan Persiraja Banda Aceh.

APPI memberi batas hingga tanggal 7 Juni mendatang untuk melakukan perundingan dengan pihak-pihak yang terkait dengan pemenuhan hak pemain. Jika sampai batas waktu itu belum juga tercapai titik temu, maka APPI akan menggalang pemogokan.

 

sumber: sport.detik.com/sepakbola/read/2012/05/28/213313/1926870/76/gaji-tak-dibayar-pemain-ancam-mogok