Hasil Madura United vs Pusamania Borneo FC 13 Maret 2016

Hasil Madura United vs Pusamania – Hasil pertandingan Final piala Gubernur Kaltim antara Madura United vs Pusamania Borneo FC yang digelar pada hari Minggu (13/3) pukul 19.00 wib.

 

Hasil Madura United vs Pusamania – Hasil pertandingan Final piala Gubernur Kaltim antara Madura United vs Pusamania Borneo FC yang digelar pada hari Minggu (13/3) pukul 19.00 wib.

Hasil Final Piala Gubernur Kaltim – Madura United berupaya taklukkan skuad Pusamania Borneo FC alias Pesut Etam, di Stadion Palaran Samarinda sejak awal babak pertama. Pelatih Madura United, Gomes de Oliveira langsung menguji taktik yang sebelumnya telah ia siapkan untuk pertemuan kali ini. Skuad Laskar Sape Kerap sudah ditegaskan tidak akan bermain defensif.

Laga sangat menegangkan sejak menit pertama dengan tekanan cenderung datang dari skuad Pusamania Borneo FC. Peluang sudah terbuka dengan tempo yang sangat cepat dari kedua tim. Pelanggaran Fabiano sudah dilakukan sejak menit ke-5. Herry Prasetyo terjatuh saat berusaha menahan serangan Ponaryo. Tendangan bebas peluang bagi Fabiano juga masih belum berhasil hadirkan gol pembuka.

Skema dan taktik kedua kesebelasan cenderung terlihat lebih didominasi oleh Pusamania Borneo FC yang terus
menyerang. Skuad Madura United terlihat berusaha sabar meladeni tiap serangan lawan hingga menit ke-11. Herry
Prasetyo sempat harus keluar dari sarangnya saat Fabiano Beltrame berusaha menahan peluang berbahaya dari lawan. Tempo permainan sempat coba diturunkan jelang menit ke-14. Yoo Jae-hoon juga sempat harus keluar jauh dari area pertahanan untuk menjemput bola.

Hingga menit ke-16, Madura United terlihat masih sangat tenang dan tidak mau gegabah dalam melakukan serangan. Sektor pertahanan mereka terlihat masih belum padu dan masih sedikit tidak tenang saat mendapat tekanan. Pelanggaran dilakukan oleh Fabiano di menit ke 19 hingga menghadirkan tendangan bebas bagi Borneo FC, namun belum menghasilkan. Diego Michiels terlihat sangat aktif berupaya mencari peluang. Hingga menit ke-21 skor masih imbang 0-0.

Terens Puhiri terlihat harus dijatuhkan di menit ke-25. Pelanggaran yang dilakukan Pusamania Borneo FC memang sangat disayangkan meski masih tidak terlalu menghadirkan cedera berat. Setelah water break, kedua tim terlihat sesekali mencoba bermain cepat. Ricardo Salampesi sempat melakukan tendangan langsung dari jarak jauh, namun masih tidak tajam. Pablo di menit ke-34 juga sempat melakukan tendangan cepat yang sangat berbahaya, namun masih harus membentur mistar gawang. Sangat menegangkan!

Memasuki menit ke-36, pelanggaran terhadap Terens Puhiri kembali terjadi dan hasilkan tendangan bebas bagi Borneo FC. Peluang bagi kubu Borneo dieksekusi oleh Edilson Tavares, namun masih sanggup ditepis oleh Herry Prasetyo. Peluang tendangan penjuru diwarnai aksi tarik-menarik. Ponaryo mendapatkan kartu kuning di menit ke-40. Terens Puhiri cenderung harus dikawal hingga tiga pemain. Tambahan waktu satu menit tidak terlalu berhasil dimanfaatkan oleh kedua belah pihak. Skor imbang kacamata 0-0 tidak berubah hingga akhir babak pertama.

Memasuki babak kedua, skuad Madura United dan Pusamania Borneo FC terlihat tidak sabar untuk mendapatkan gol pembuka sejak peluit ditiup wasit. Secara umum, skuad Pesut Etam lebih menguasai 50% bola berbanding 49% dari lawan mereka. Tendangan ke gawang juga lebih didominasi Borneo FC dengan 2 tendangan dengan 3 upaya melenceng dan 3 tendangan pojok. Sayangnya, kedua tim sama-sama melakukan pelanggaran dengan berbagi jumlah masing-masing 8 pelanggaran.

Espinosa Mossi tidak terkawal di menit ke-46 sempat melepaskan tendangan berbahaya, namun masih bisa buru-buru ditepis Yoo Jae-hoon. Diego Michiels sudah kembali dilanggar di menit ke-47. Edilson yang sebelumnya sedikit
cedera lantas digantikan Sultan Samma menit ke-49. Menit ke 50, Tarik Boschetti mendapatkan kartu kuning dan
sempat terlihat adu mulut dengan pemain asing tim lawan. Ketegangan terlihat dari kedua tim.

Pusamania Borneo FC telah beberapa kali mendapatkan peluang emas dan masih belum berhasil dimanfaatkan dengan baik. Menit ke-57 terlihat Engel Berd Sani terjatuh seperti dilanggar, namun wasit sepertinya tidak melihat hal tersebut dan tidak menilai sebagai satu pelanggaran. Mossi terlihat berusaha meyakinkan wasit bahwa dirinya telah dilanggar di menit ke-60, namun wasit kembali tidak menilai ada pelanggaran yang terjadi. Kartu kuning diberikan kepada Berd Sani usai duel udara berbahaya di menit ke-61.

Sultan Samma nyaris hadirkan gol di menit ke-62. Terens Puhiri mendapat tekel keras di menit ke-63 oleh Ahmad
Maulana Putra. Madura United mengeluarkan Ahmad Maulana digantikan Fajar Andika di menit ke-64. Organisasi
permainan cenderung lebih baik dari kubu tuan rumah. Mistar gawang Madura United nyaris kebobolan, namun Herry Prasetyo masih cepat bergerak melakukan penyelamatan. Gilang melakukan pelanggaran terhadap Arpany sementara hantaman keras dilakukan Diego Michiels di menit ke-72 kepada Engel Berd Sani. Rossi Noprihani menggantikan Eliazer Thoncy jelang water break. Kedudukan sementara masih imbang 0-0.

Usai water break, Rizky Rizaldi Pora masuk menggantikan Arpani. Fabiano berhasil menepis upaya peluang umpan
silang berbahaya Terens Puhiri. Peluang berbahaya nyaris menghasilkan gol untuk Madura United hasil assist Pablo
Rodriguez, namun Yoo Jae-hoon masih sanggup melakukan penyelamatan. Suporter tuan rumah terlihat semakin aktif memberikan dukungan memasuki menit ke-81 saat pergerakan kedua tim cenderung menurun. Kartu kuning juga diberikan pada Fajar Handika karena melanggar Diego Michiels.

Tambahan 4 menit diberikan untuk memberikan kesempatan kepada kedua tim untuk hadirkan gol untuk laga kali ini. Kedua kesebelasan langsung terlihat tegang dan mulai mencoba bergerak cepat. Tambahan waktu tersebut ternyata tidak sanggup menghadirkan gol hingga wasit meniupkan peluit. Babak perpanjangan waktu lantas diberikan.

Babak perpanjangan waktu coba dimanfaatkan oleh kedua tim untuk hadirkan gol. Serangan Pusamania Borneo FC belum berhasil memaksa Madura United untuk lebih bergerak dengan lebih cepat. Skuad besutan Gomes de Oliveira terlihat bagai memaksa untuk hadirnya adu penalti. Sultan Samma sempat membuat barisan pertahanan lawan sedikit terkaget- kaget atas terjangan bola cepatnya. Stamina kedua tim mulai menurun.

GOOOOL! Menit ke-97 gol hadir juga dari upaya Ponaryo Astaman yang berhasil mengagetkan Herry Prasetyo. Skor 1-0 untuk keunggulan Pusamania Borneo FC. Suporter tuan rumah langsung bergemuruh antusias. Peluang kedua untuk Pusamania Borneo FC juga nyaris membuahkan gol tambahan dari upaya Terens Puhiri. Fabiano melakukan pelanggaran dan menghasilkan tendangan bebas yang masih sanggup digagalkan oleh Herry Prasetyo.

Fabiano terlihat melakukan pelanggaran keras sikutan terhadap Sultan Samma hingga harus diusir dari lapangan
meski kartu merah itu diprotes oleh rekan-rekannya. Diego Michiels akhirnya digantikan oleh Gavin Kwan karena
terlihat kelelahan. Sang pemain pengganti sempat memberikan ancaman berbahaya meski masih mampu diantisipasi oleh Herry Prasetyo. Engel Berd Sani terlihat kelelahan hingga terpincang-pincang, namun terus berlaga. Yoo Jae-hoon terlihat dilanggar oleh Rodriguez Pablo saat memungut bola. Kartu kuning diberikan atas aksi tidak perlu tersebut. Skor 1-0 untuk kemenangan Pusamania Borneo FC saat wasit meniup pelui panjang laga melelahkan ini.

Skor akhir Madura United 0-1 Pusamania Borneo FC.

Gol: Ponaryo Astaman (97′).

Susunan pemain:

Madura United : Herry Prasetyo; Gilang Ginarsa, Fabiano Beltrame, Munhar, Rendy; Ahmad Maulana, Espinosa Mossi; Engel Berd Sani, Pablo Rodriguez, Slamet Nur Cahyo.

Pusamania Borneo FC : Yoo Jae-hoon; Gavin Kwan, Ricardo Salampessy, Leonard Tupamahu, Rizky Pora; Ponaryo Astaman, Ahmad Tolle, Tarik Boschetti; Terens Puhiri, Edilson Tavares, Arpany.

Sepakbola.cc