Lagi, suporter sepakbola ricuh saling lempar botol minuman

  • Ricuh kembali melanda sepakbola Indonesia. Kali ini di Surabaya. Pertandingan antara Persebaya 1927 versus Persija Jakarta pada lanjutan IPL di Stadion Gelora 10 Nopember Tambaksari Surabaya, Minggu (3/6/2012),  yang berakhir imbang 3-3 dilanjutkan dengan saling lempar botol minuman antara polisi dengan suporter.  Polisi pun harus menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa. Menurut detiksurabaya.com, ketika […]

Media di Inggris melaporkan Gareth Southgate akan ditawari kontrak permanen untuk melatih Inggris pasca laga persahabatan melawan Spanyol Rabu (16/11) WIB.

Ricuh kembali melanda sepakbola Indonesia. Kali ini di Surabaya. Pertandingan antara Persebaya 1927 versus Persija Jakarta pada lanjutan IPL di Stadion Gelora 10 Nopember Tambaksari Surabaya, Minggu (3/6/2012),  yang berakhir imbang 3-3 dilanjutkan dengan saling lempar botol minuman antara polisi dengan suporter.  Polisi pun harus menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa.

Menurut detiksurabaya.com, ketika wasit meniup peluit panjang, ada segelintir suporter yang berada di tribun melempari polisi yang berada di lapangan dengan botol bekas air mineral. Polisi tidak terima dan membalas lemparan. Meski saling lempar sempat reda, tiba-tiba dari tengah lapangan, polisi menembakkan gas air mata ke tribun ekonomi di sisi selatan VIP. Polisi lainnya juga menembakkan gas air mata ke arah suporter yang berada di sisi utara VIP.

Tembakan gas air mata itu membuat suporter kocar-kaci. Dikabarkan banyak suporter yang mengalami pingsan dan sebagain luka robek di bagian kepalanya. Bahkan, ada orang tuanya yang terlepas dengan putrinya, karena panik. Panitia mengumumkan berita kehilangan anak ini melalui pengeras suara. Sekitar pukul 17.45 Wib, situasi mulai kondusif. Suporter meninggalkan tribun, sedangkan polisi berjaga-jaga di tengah lapangan.