Larangan Terbaru untuk Pemain U-19

2

  Sebentar lagi warganegara Indonesia akan menyambut lebaran Idul Fitri. Sejatinya aka nada libur dan acara mudik ke kampung halaman masing-masing. Ketika yang lain diberi kebebasan yang luas, ada yang masih harus menaati aturan khusus. Larangan terbaru untuk pemain U-19. Ya, Timnas Indonesia U-19 memang akan memulai libur panjang usai pulang dari laga melawan Persiter […]

Liga Indonesia  - Larangan Terbaru untuk Pemain U-19

 

Sebentar lagi warganegara Indonesia akan menyambut lebaran Idul Fitri. Sejatinya aka nada libur dan acara mudik ke kampung halaman masing-masing. Ketika yang lain diberi kebebasan yang luas, ada yang masih harus menaati aturan khusus. Larangan terbaru untuk pemain U-19.

Ya, Timnas Indonesia U-19 memang akan memulai libur panjang usai pulang dari laga melawan Persiter Ternate (22/07/2014). Libur panjang ini juga dimanfaatkan untuk merayakan Lebaran bersama keluarga.

Libur panjang ini berdurasi sebelas hari 23 Juli sampai 2 Agustus 2014. Selama masa liburan itu skuad Garuda Jaya dilarang mengikuti ajang tarkam alias ajang kompetisi setingkat antar kampung.

“Tidak boleh ikut tarkaman dan pastinya para pemain tidak akan berani. Bukan berarti karena menjaga kondisi fisik terus ikut tarkaman, kan para pemain bisa berlatih sendiri,” perintah Pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri.

Meski melarang ikut tarkam, Indra memberikan kesempatan untuk berlatih dengan klub lain. Seperti klub asal pemain timnas atau klub daerah lainnya.

“Kalau ada klub di daerahnya silakan ikut berlatih di sana, atau kembali ke klub asal. Nanti pemain harus menyerahkan nomor kontak pelatih klub bersangkutan agar kami bisa memantau kondisi fisiknya,” tambahnya.

Usai libur panjang Evan Dimas cs akan terbang ke Valencia, Spanyol, untuk mengikuti turnamen Cotif awal Agustus. Untuk itu Indra mengharapkan agar anak asuhnya dapat berlatih sendiri selama liburan panjang nanti. Pasalnya, dirinya tidak memiliki waktu yang panjang untuk mempersiapkan tim kembali.

“Pemain masing-masing harus bisa menjaga kondisi fisiknya. Kalau tidak ada lapangan atau kondisi hujan, tetap berlatih ringan seperti skipping,” pungkasnya.