Mantan Ketua PSSI Kritik Timnas Indonesia

12

  Mantan Ketua Umum PSSI, Maulwi Saelan, melontarkan kritikannya terhadap penampilan tim Garuda saat ini. Ia menilai, skuad besutan Alfred Riedl telah kehilangan karakter dan pola permainan yang jelas. “Dahulu, kami menerapkan sistem dan pola permainan. Sistem kami ubah dari ortodok menjadi 3-5-1-1. Sebab, sepakbola ada sistem, strategi, teknik, dan taktik,” papar Maulwi Saelan yang […]

Liga Indonesia  - Mantan Ketua PSSI Kritik Timnas Indonesia

 

Mantan Ketua Umum PSSI, Maulwi Saelan, melontarkan kritikannya terhadap penampilan tim Garuda saat ini. Ia menilai, skuad besutan Alfred Riedl telah kehilangan karakter dan pola permainan yang jelas.

“Dahulu, kami menerapkan sistem dan pola permainan. Sistem kami ubah dari ortodok menjadi 3-5-1-1. Sebab, sepakbola ada sistem, strategi, teknik, dan taktik,” papar Maulwi Saelan yang juga pernah menjadi kiper andalan Timnas Indonesia di era 1950-an.

“Saya lihat sekarang, pola permainan tidak ada. Pola permainan itu disesuaikan dengan fisik dan psikis pemain, apakah gerakan dengan bola atau tanpa bola. Permainan kita seharusnya dengan umpan-umpan pendek,” lanjutnya lagi.

Legenda sepakbola asal Makassar yang sempat menjabat sebagai Ketua Umum PSSI pada periode 1964-1967 ini juga mengungkapkan penilaiannya terhadap Timnas Indonesia U19 asuhan Indra Sjafri.

“Saya pernah melihat Timnas U19 lawan Vietnam. Pertama ada pola, namun terus hilang. Timnas U19 harus tetap diberi latihan. Saya melihat kita kurang pola untuk sepakbola Indonesia.”

Bagi yang tidak kenal, Maulwi Saelan adalah penjaga gawang yang tangguh di masa kejayaannya. Ia pernah membawa Timnas Indonesia menembus 4 besar Asian Games 1954 dan meraih medali perunggu di Asian Games 1958.

Maulwi Saelan juga pernah tampil luar biasa saat Timnas Indonesia melawan Rusia di Olimpiade Melbourne pada 17 November 1958. Penampilan apiknya membuat gawang Indonesia tidak bisa ditembus dan sukses menahan imbang Rusia 0-0.