Nama 6 Jakmania yang diringkus polisi

10

Semula enam orang itu hanya disebut inisialnya saja, yakni RY, BK, AR, ZN, TW, dan BP. Mereka dibawa ke Mapolda Metro Jaya, Sabtu. Dalam kawalan polisi, keenam pelaku itu tampak tertawa-tawa sambil menyanyikan yel-yel Persija. Namun dari sumber lain diketahui nama enam orang yang ditahan itu adalah Widodo alias Dodo, Yanto alias Papay, Bayu Kristiawan, […]

Liga Indonesia  - Nama 6 Jakmania yang diringkus polisi

Semula enam orang itu hanya disebut inisialnya saja, yakni RY, BK, AR, ZN, TW, dan BP. Mereka dibawa ke Mapolda Metro Jaya, Sabtu. Dalam kawalan polisi, keenam pelaku itu tampak tertawa-tawa sambil menyanyikan yel-yel Persija.

Namun dari sumber lain diketahui nama enam orang yang ditahan itu adalah Widodo alias Dodo, Yanto alias Papay, Bayu Kristiawan, Mios alias Rohim, Bayu alias Ambon dan Ikhfa. Sementara itu, 4 orang Jakmania lainnya dilepaskan tadi malam oleh polisi karena tidak terbukti ikut melakukan pengeroyokan.

Sebelum ditangkap polisi melakukan patroli virtual di dua situs media sosial, Facebook dan Twitter, dan menemukan sejumlah status yang berbau kekerasan, menceritakan soal pemukulan terhadap fans lawan. Dari situ polisi bergerak, mencari korelasi antara status korban dan lokasinya. Ternyata benar, dan setelah diringkus keenamnya mengakui perbuatan mereka.

Mereka terancam hukuman minimal 5 tahun penjara.

Sekretaris Jenderal The Jakmania Richard Ahmad Supriyanto tak mengetahui sosok orang-orang yang ditangkap polisi, seperti dikutip Tempo.

“Saya tidak tahu apakah mereka anggota The Jakmania atau bukan,” kata Richard saat dihubungi, Jumat, 1 Juni 2012. Ia menyerahkan kasus pengeroyokan usai laga Persija kontra Persib di Senayan itu ke kepolisian.

Kelompok pendukung fanatik Persija itu siap membantu polisi apabila membutuhkan mereka menyelesaikan insiden yang menewaskan tiga orang ini. “Kami berharap kasus ini selesai,” kata Richard.

Richard berharap insiden serupa tak terulang di kemudian hari. Ia prihatin atas kejadian Ahad lalu. Pihaknya juga sudah berkomunikasi dengan pendukung Persib Bandung, Viking, agar masing-masing pihak bisa menahan diri.

Tersangka sudah mengakui perbuatannya, dan kepada polisi menceritakan kecurigaannya sejak awal karena saat Persija mencetak gol, korban malah duduk saja, menutupi wajahnya dengan kaos, dan bukannya menyanyi yel-yel Persija seperti fans Jakmania lainnya.

“Lantas Bayu langsung teriak Viking! Viking! Viking! Dan berakhir dengan aksi pengeroyokan,” kata Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan.

“Para tersangka mengakui bahwa telah melakukan pemukulan secara bersam-sama. Saksi membenarkan bahwa para tersangka melakukan pemukulan terhadap korban. Dan autopsi dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian korban,” lanjut Herry.

Berdasarkan pemeriksaan saksi, tersangka dan barang bukti yang ada, tersangka patut diduga melanggar pasal 170 ayat (2) ke 3e KUHP dan atau pasal 351 ayat (3) KUHP. “Tersangka terancaman hukuman di atas 5 tahun kurungan penjara,” jelas Herry.

Sedangkan korban yang tewas adalah Lazuardi (29) dari Jakarta, Rangga (22) asal Bandung dan Deny (16) asal Bekasi.