Pelatih Arema: Andaikan Bustomi dan Gustavo Lopez Masih Ada

Langkah Arema Indonesia terhenti di babak semifinal Indonesia Super League (ISL). Ambisi mereka menjadi kampiun ISL 2014 pupus setelah menyerah kalah 1-3 kepada Persib dalam laga di Stadion Jakabaring, Palembang, Selasa (4/11).

Walau mengakui Persib bermain lebih bagus, namun tetap ada rasa penyesalan dalam diri pelatih Arema, Suharno. Dia menyesal karena harus menarik keluar dua gelandang vital, Ahmad Bustomi di Gustavo Lopez di pertengahan babak kedua.

Kedua pemain ini ditarik keluar bukan demi strategi, tapi semata-mata karena mereka cedera. Kehilangan dua pilar ini membuat permainan Arema berubah. Dan itu bisa dimanfaatkan oleh Persib untuk membalikkan keadaan.

“Selamat untuk Persib, mereka lebih bagus. Kami terima kekalahan ini. Tetapi, saya tidak akan menyalahkan pemain kami. Saya tetap apresiasi pemain, saya minta maaf kepada Aremania yang jauh-jauh datang mendukung kami di sini,” kata Suharno seusai pertandingan.

“Gustavo Lopez dan Ahmad Bustomi terpaksa diganti karena cedera sehingga ada perubahan permainan. Tapi bukan bermaksud mengenyampingkan pemain lainnya, mereka semua sudah tampil bagus,” ujarnya.

“Padahal kalau kita bermain sabar, tinggal beberapa menit, dan bermain zona marking mungkin hasilnya lain,” tambahnya.

Dalam laga semalam, Arema sempat unggul lebih dulu melalui gol Beto di menit ke 46. Persib berhasil membalikkan keadaan melalui gol-gol Vladimir Vujovic padaa menit ke-83, Atep (92), dan Makan Konate (112).

Advertisement