Penilaian Lazio Atas Perlawanan Indonesia U-23

  Kesempatan bertanding dengan klub raksasa merupakan pengalaman berharga yang sangat penting bagi kemajuan sebuah tim yang sedang berkembang. Laga ujicoba harus dimanfaakan dengan sebaik-baiknya. Penilaian Lazio atas perlawanan Indonesia U-23. Ya, Presiden Lazio, Claudio Lotito, tak sungkan menyebut laga uji coba melawan tim nasional Indonesia U-23 akhir pekan kemarin, menjadi ujian sesungguhnya bagi Biancocelesti […]

Liga Indonesia  - Penilaian Lazio Atas Perlawanan Indonesia U-23

 

Kesempatan bertanding dengan klub raksasa merupakan pengalaman berharga yang sangat penting bagi kemajuan sebuah tim yang sedang berkembang. Laga ujicoba harus dimanfaakan dengan sebaik-baiknya. Penilaian Lazio atas perlawanan Indonesia U-23.

Ya, Presiden Lazio, Claudio Lotito, tak sungkan menyebut laga uji coba melawan tim nasional Indonesia U-23 akhir pekan kemarin, menjadi ujian sesungguhnya bagi Biancocelesti selama menjalani pemusatan latihan di Auronzo.

Dalam laga tersebut,  Lazio sukses raih kemenangan 2-0 atas timnas U-23.  Sebelumnya, di dua uji tanding pertama, Lazio mempermalukan Auronzo 10-0, dan menghajar Top 11 Radio Club 9-0.

Lotito pun merasa senang dengan hasil yang diperoleh.

“Kemarin melawan Indonesia U-23, meski tim tidak komplet dengan absennya beberapa pemain yang tampil di Piala Dunia, telah memperlihatkan ketegasan, dan persiapan yang bagus,” ujar Lotito, sesuai rilis Lazio News 24, Selasa (22/07/2014).

“Itu menjadi ujian sesungguhnya di Auronzo, dan saya senang itu diselesaikan dengan sukses.”

“Perjalanan masih panjang, baik dari segi keolahragaan maupun psikologi. Tapi saya yakin pelatih [Stefano] Pioli akan bisa mengeluarkan kemampuan terbaik para pemain, dan mempersiapkan tim menghadapi musim yang hebat.”

Kepuasan juga diungkapkan pelatih Timnas U-23 Indonesia, Aji Santoso yang menilai permainan tim asuhannya mulai menunjukkan perkembangan baik.

Ia yakin permainan Timnas U-23 mulai memiliki kepercayaan diri menghadapi tim yang memiliki kekuatan setingkat di atas mereka. Berbeda seperti di pertandingan pertama di mana Timnas U-23 canggung menghadapi tim lapis pertama AS Roma.