Perkenalkan, Inilah Calon Penerus Evan Dimas

21

Era keemasan Evan Dimas dan rekan-rekannya boleh meredup sementara untuk bersinar kembali suatu saat nanti. Namun proses regenerasi tidak boleh berhenti demi bangkitnya sepakbola tanah air. Perkenalkan, inilah calon penerus Evan Dimas.

Liga Indonesia  - Perkenalkan, Inilah Calon Penerus Evan Dimas

Era keemasan Evan Dimas dan rekan-rekannya boleh meredup sementara untuk bersinar kembali suatu saat nanti. Namun proses regenerasi tidak boleh berhenti demi bangkitnya sepakbola tanah air. Perkenalkan, inilah calon penerus Evan Dimas.

Ya, ajang pencarian bakat pesepakbola muda, Nike Most Wanted di Indonesia sudah rampung pada hari Minggu 26 Oktober 2014. Pemuda asal Garut, Meydi Rifki Aji Saputra, akhirnya terpilih mewakili Indonesia di tingkat global.

Meydi selanjutnya akan berangkat ke London, Inggris, bulan depan. Dia bakal menimba ilmu sepak bola dan bersaing dengan anak-anak berbakat dari berbagai penjuru dunia di St. George’s Park yang merupakan tempat latihan tim nasional Inggris.

Meydi harus melalui perjuangan berat untuk bisa menjadi pemenang Nike Most Wanted Indonesia. Di babak final, pemuda 17 tahun itu harus menyisihkan 14 pemain muda berbakat dari lima kota di Indonesia yakni Padang, Malang, Bandung, Jayapura dan Tulehu.

Danurwindo selaku pelatih senior yang menjadi salah satu juri Nike Most Wanted menilai Meydi layak jadi pemenang karena punya kemampuan lengkap sebagai pesepakbola. Meydi yang berposisi asli sebagai gelandang juga bisa bermain di lini belakang.

“Meydi terpilih karena kita lihat dia memiliki kecerdasan bermain, mampu mengambil keputusan, punya skill individu bagus dan bisa main bersama tim,” sambut Danurwindo dengan antusias.

Evan sendiri juga merupakan jebolan ajang pencarian bakat yang digelar Nike. Evan menjadi juara Nike The Change pada tahun 2012. Karena menjadi pemenang, Evan sempat menimba ilmu bersama Barcelona.

Sebagai catatan Nike Most Wanted merupakan ajang pencarian bakat pengganti Nike The Change. Format yang diusung nyaris sama.

“Saya senang bisa jadi pemenang. Sudah yakin dari awal. Saya harus bisa lebih baik daripada Evan,” tutur Meydi.