PSM Makassar Siap Terima Sanksi dari PSSI

PSM Makassar terancam kena sanksi terkait kericuhan yang dilakukan pendukungnya saat melawan Bali United di laga Liga 1 Indonesia, Senin (6/11).

Liga 1 Indonesia

PSM Makassar siap menerima sanksi berat yang akan dijatuhkan oleh Komdis PSSI terkait kericuhan yang dilakukan oleh pendukungnya usai dikalahkan Bali United, Senin (6/11) malam.

Dalam pertandingan pekan ke 33 Liga 1 Indonesia yang berlangsung di Stadion Andi Mattalatta, Senin (6/11) malam, PSM Makassar yang tampil sangat dominan dan menciptakan banyak peluang emas, dipaksa menelan pil pahit akibat kebobolan gol di menit terakhir injury time.

Dalam sebuah serangan balik cepat, umpan silang yang dilepaskan Comvalius di depan mulut gawang, dengan mudah didorong masuk oleh Stefano Lilipaly untuk membawa Bali United menang 1-0 di menit ke 90+4.

Kekalahan itu sekaligus menguburkan impian PSM Makassar meraih gelar juara Liga 1 Indonesia musim 2017. Laga terakhir melawan Madura United, Minggu (12/11), tak lagi bisa membantu mereka meraih trofi juara yang kini berpeluang direbut Bali United dan Bhayangkara FC.

Karena kecewa timnya kalah di kandang sendiri, para pendukung PSM Makassar bertindak di luar kendali seusai wasit asal Uzbekistan, Murzabekov Eldos, meniupkan peluit akhir pertandingan. Suporter langsung melempar botol air minum dan kursi stadion yang sudah mereka rusak ke dalam lapangan.

Para pemain pun harus berlindung di balik tameng polisi anti huru-hara saat keluar lapangan menuju ruang ganti untuk menghindar terkena lemparan. Bukan cuma itu, para suporter juga sempat merangsek masuk ke dalam lapangan.

Tindakan tidak terpuji para pendukung itu sudah tentu merugikan PSM sendiri. Sebab klub itu dipastikan akan mendapatkan sanksi dari Komdis PSSI.

Pihak manajemen tim Juku Eja menyadari hal itu. CEO PSM Makassar Munafri Arifuddin mengatakan pihaknya siap menerima sanksi apapun yang akan dijatuhkkan oleh PSSI sebagai bentuk tanggungjawab mereka atas insiden yang terjadi di akhir pertandingan itu.

“Masalah sanksi tentu kami hadapi. Kami akan melihat seperti apa sanksi yang ada nantinya,” kata Munafri seperti dikutip dan Viva.co.id.

Munafri menambahkan PSM akan tampil habis-habisan di laga terakhir melawan Madura United akhir pekan ini, meski laga itu nanti tidak lagi memberi mereka peluang menjadi juara.

“Kami ingin maksimalkan pertandingan terakhir. Kami masih optimistis bisa bermain apik. Maaf, belum mampu mewujudkan cita-cita yang didambakan bersama (juara),” katanya.

Sepakbola.cc