PSSI Hukum 2 Pemain Ternama di Liga 1 Indonesia

430

PSSI melalui Komisi Disiplin mereka akhirnya menghukum 2 pemain yang cukup ternama dan kini ikut bermain di Liga 1.

PSSI Hukum 2 Pemain Ternama di Liga 1 Indonesia - berita Liga Indonesia

Berita Liga Indonesia – PSSI melalui Komisi Disiplin mereka telah menghukum tak kurang 2 pemain yang cukup ternama dan kini ikut bermain di Liga 1. Dua pemain yang juga pernah jadi kapten timnas Indonesia, Boaz Solossa dan Manahati Lestusen dihukum lewat sidang yang dipimpin Asep Erwin, Kamis (18/05/2017).

Manahati yang masih memperkuat PS TNI lantas dilarang tampil 3 pertandingan dan dapat denda Rp 10 juta. Ia terbukti telah mencekik pemain PSM Makassar, Anthony Klok. Masih ingat jika insiden itu terjadi di Stadion Pakansari, Bogor, 15 Mei 2017.

Boaz yang pernah jadi kapten timnas Indonesia di Piala AFF 2016 ikut mendapat hukuman larangan bermain sebanyak satu laga saja. Boaz telah melakukan protes berlebihan terdapat asisten wasit saat Persipura vs Bhayangkara FC.

Komdis PSSI juga memutuskan 12 hukuman kepada pemain dan klub, seperti yang terangkum dari hasil sidang Komdis PSSI selengkapnya dibawah ini:

1. Putusan sementara terhadap pemain PS. TNI, Sdr. Manahati Lestusen, dikenakan sanksi sebanyak 3 kali larangan bermain dalam kompetisi Liga 1 tahun 2017 dan denda Rp. 10.000.000,- karena mencekik pemain PSM Makassar, Sdr. Marc Anthony Klok.

2. Putusan sementara terhadap pemain Mojokerto Putra, Sdr. Indra Setiawan, dikenakan sanksi sebanyak 3 kali larangan bermain pada kompetisi Liga 2 tahun 2017 dan denda Rp. 10.000.000,- karena dengan sengaja mengangkat kaki terlalu tinggi sampai mengenai pemain Persik Kediri, Sdr. Febly Gushendra.

3. Pemain Persipura Jayapura, Sdr. Boaz Salossa, dikenakan sanksi berupa larangan bermain di liga 1 sebanyak 2 kali karena telah melakukan protes yang berlebihan terdapat Asisten Wasit 2.

4. Pemain Perseru Serui, Sdr. Moch. Zaenuri, dikenakan sanksi berupa larangan bermain di liga 1 sebanyak 5 kali pertandingan dan denda Rp.10.000.000,- karena telah menyikut pemain PSM Makassar, Sdr. Reinaldo Ellias Da Costa.

5. Pelatih PBFC, Dragan Djukanovic, dikenakan sanksi berupa larangan mendampingi tim sebanyak 2 kali dan denda 10.000.000,- karena telah keluar dari area teknik dan melakukan protes yang berlebihan terhadap wasit saat bertanding.

6. Panitia Pelaksana Pertandingan Persela Lamongan dikenakan sanksi denda sebanyak Rp.10.000.000,- karena penonton telah menyalakan flare.

7. Panitia Pelaksana Pertandingan PS. Bangka dikenakan sanksi denda sebanyak Rp.10.000.000,- karena penonton PS. Bangka telah melakukan aksi pelemparan botol ke bench 757 Kepri.

8. Panitia Pelaksana Pertandingan Mojokerto Putra dikenakan sanksi denda sebanyak Rp. 10.000.000,- karena penonton telah melakukan aksi pelemparan botol ke bench Kalteng Putra.

9. Panitia Pelaksana Pertandingan Persipur Purwodadi dikenakan sanksi denda sebanyak Rp.15.000.000,- karena penonton telah masuk hingga sentel ban dan melakukan aksi pelemparan ke arah bench pemain Persis Solo.

10. Tim Persis Solo dikenakan sanksi denda sebanyak Rp. 10.000.000,- karena supporter Persis Solo telah masuk ke dalam lapangan untuk melakukan aksi selebrasi gol.

11. Panitia Pelaksana Pertandingan Persibas Banyuwangi dikenakan sanksi denda sebanyak Rp.10.000.000,- karena penonton yang tidak teridentifikasi telah lakukan aksi menyalakan flare.

12. Panitia Pelaksana Pertandingan Persebaya Surabaya dikenakan sanksi denda sebanyak Rp.15.000.000,- karena aksi supporter menyalakan flare saat pertandingan.