Sayang Sekali Indonesia U19 Takluk Dari Uzbekistan

4

Laga pertama tim Indonesia U19 di Yangoon berakhir dengan hasil jelek, kalah 1-3. Dua pemain kunci Uzbekistan diturunkan sebagai starter, yakni Urinboev Zabikhillo dan Khamdamov Dostonbek. Tiga gol Uzbek dicetak menit 19 oleh Khamdanov Dostonbek, menit 23 oleh Urinboev Zabikhillo dan menit 85 oleh Shukurov Otabek. Gol balasan Indonesia dicetak Paolo Sitanggang menit ke-58. Indonesia yang […]

Sayang Sekali Indonesia U19 Takluk Dari Uzbekistan - berita Liga Indonesia

Laga pertama tim Indonesia U19 di Yangoon berakhir dengan hasil jelek, kalah 1-3.

Dua pemain kunci Uzbekistan diturunkan sebagai starter, yakni Urinboev Zabikhillo dan Khamdamov Dostonbek.

Tiga gol Uzbek dicetak menit 19 oleh Khamdanov Dostonbek, menit 23 oleh Urinboev Zabikhillo dan menit 85 oleh Shukurov Otabek. Gol balasan Indonesia dicetak Paolo Sitanggang menit ke-58.

Indonesia yang tampil di turnamen bertajuk AFC U19 Championship itu sejak awal langsung digempur dengan kecepatan penuh oleh pasukan Uzbek. Entah mengapa anak-anak Indonesia tampil jelek di menit-menit awal. Beberapa kali serangan mereka nyaris menghasilkan gol, terutama terobosan-terobosan dari sisi kanan.

Pasukan Indonesia belum berhasil keluar dari kesulitan itu sampai pertengahan babak pertama. Kalah fisik juga menentukan. Postur tubuh yang tinggi dimanfaatkan maksimal oleh anak-anak Uzbek guna menerima umpan-umpan dari sayap.

Gempuran Uzbek berhasil menjadi gol di menit-19 ketika Khamdanov Dostonbek yang tidak terjaga berhasil lolos sendirian dan menggetarkan gawang Rully Desrian. 1-0.

Hanya berselisih empat menit, kecerobohan lini belakang Indonesia kembali makan korban. Sebuah pelanggaran Fatchurrahman menyebabkan wasit menjatuhkan hadiah penalti bagi Uzbekistan. Urinboev Zabikhillo menaklukkan Rully Desrian dengan mudah. 2-0!

Di saat inilah Indonesia mulai pulih. Tercatat salah satu peluang diambil oleh Zulfiandi pada menit ke-30. Sayang, terlalu lemah dan mudah diselamatkan kiper Khamraev Dilshod.

Peluang lain ada di menit 40, ketika sundulan Dinan Javier tipis saja melayang di atas mistar lawan.

Babak pertama berakhir tanpa perubahan skor.

Usai jeda anak asuh Indra Sjafri mencoba membalas. Pergantian pemain dilakukan. Paulo Sitanggang dan David Maulana dimasukkan.

Sitanggang sukses memperkecil kedudukan pada menit ke-57. Gol tersebut diciptakan melalui sebuah tendangan keras tanpa ampun dari luar kotak penalti, dan menggetarkan gawang Khamraev Dilshod. Gol ini membangkitkan semangat tim Garuda Jaya sehingga sejumlah seragan terbentuk kemudian.

Salah satunya peluang kembali terjadi pada menit ke-78. Akan tetapi, tidak ada pemain Indonesia yang menyambut umpan matang Ilham Udin dari sisi kiri.

Tercatat beberapa kali peluang demi peluang diciptakan oleh pasukan Indonesia. Namun gagal dimaterialisasikan menjadi gol oleh Evan Dimas dan kawan-kawan.

Di tengah-tengah serangan Indonesia itu, Uzbekistan mencuri satu kesempatan. Melalui satu serangan balik kilat di menit ke-85, Shukurov Otabek sukses mengecoh Rully Desrian lewat tendangan keras dari luar kotak penalti.

Skor 3-1 tidak berubah sampai akhir.

Uzbekistan: 12-Khamraev Dilshod; 20-Tursunov Dostonbek, 14-Abdusalimov Firdavs; 8-Sokhibov Javokhir, 15-Davlatov Bobir, 23-Goyosov Khurshid; 5-Hamrobekov Odiljon, 9-Shomurodov Eldor, 10-Shukurov Otabek, 17-Khamdamov Dostonbek, 19-Urinboev Zabikhillo

Pelatih: Khaydarov Akramjon

Indonesia: 22-Rully Desrian; 2-Putu Gede, 13-Sahrul Kurniawan, 16-Hansamu Yama, 5-Fatchu Rochman; 8-Hargianto, Zulfiandi, 6-Evan Dimas; 20-Ilham Udin, 9-Dinan Javier, 15-Maldini Pali
Pelatih: Indra Sjafri