Sepakbola Indonesia kembali makan korban

  • Hanya berselang sepekan setelah insiden tewasnya tiga suporter di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta usai laga Persija versus Persib Bandung, sepakbola Indonesia kembali memakan korban jiwa. Dilaporkan seorang penonton tewas usai laga Liga Primer Indonesia, Persebaya vs Persija di Surabaya, Minggu (3/6). Jika di GBK, tiga suporter tewas karena dikeroyok sekelompok suporter Jakmania, sedangkan […]

Hanya berselang sepekan setelah insiden tewasnya tiga suporter di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta usai laga Persija versus Persib Bandung, sepakbola Indonesia kembali memakan korban jiwa. Dilaporkan seorang penonton tewas usai laga Liga Primer Indonesia, Persebaya vs Persija di Surabaya, Minggu (3/6).

Jika di GBK, tiga suporter tewas karena dikeroyok sekelompok suporter Jakmania, sedangkan di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, korban bernama Purwo Adi Utomo, pelajar kelas III SMK Negeri 5 surabaya, tewas akibat terinjak-injak massa penonton saat bubaran pertandingan.

“Benar, ada korban tewas terinjak di tribun ketika bubaran Persebaya melawan Persija,” ungkap Kapolrestabes Surabaya Kombes Tri Maryanto kepada wartawan di ruang jenazah RSU Dr Soetomo, Surabaya, Minggu malam, seperti dilansir Kompas.com.

Kronologi kejadian. Seusai peluit panjang dibunyikan, terjadi kericuhan. Ada pelemparan ke lapangan dan bangku pemain cadangan oleh penonton. Lalu ada suporter yang berusaha masuk ke lapangan.

Menghadapi situasi seperti itu, jelas Tri Maryanto, polisi melakukan tindakan pembubaran massa dengan menggunakan gas air mata. Kericuhan antara suporter Persebaya dan polisi pun pecah. Polisi beberapa kali menembakkan gas air mata untuk menghalau massa yang sebagian besar berada di tribun ekonomi sisi selatan.

Saat menghindari polisi itulah, ratusan penonton tersebut berebut turun ke pintu keluar. Saat itulah banyak di antara mereka yang terjepit dan terinjak-injak, termasuk korban tewas bernama Purwo Adi Utomo tadi. Puluhan suporter dilaporkan mengalami luka-luka dalam kejadian ini. Sedangkan sebuah mobil patroli milik Sabhara Polrestabes Surabaya dirusak massa.

Sumber: kompas.com