Adnan Januzaj Curhat Soal Masa Depannya

  • Sepakbola – Adnan Januzaj mengaku bingung dengan karirnya di musim depan setelah gagal membawa Sunderland memperbaiki posisi di klasemen Liga Inggris.

Adnan Januzaj
Adnan Januzaj

Gilabola.com – Adnan Januzaj mengaku bingung dengan karirnya di musim depan setelah gagal membawa Sunderland memperbaiki posisi di klasemen Liga Inggris.

Adnan Januzaj merasakan tekanan besar berada di pundaknya dan tidak tahu bagaimana kelanjutan karirnya di masa mendatang. Saat ini pemain asal Belgia itu dipinjamkan ke Sunderland pada Agustus silam, setelah tidak dipakai oleh Jose Mourinho di skuat Manchester United.

Di The Black Cats, Januzaj berkumpul kembali bersama David Moyes, manajer yang pernah memberikan kesempatan kepadanya untuk melakoni debut di United pada musim 2013/14. Sejak melakoni debut itu, Ia kesulitan untuk tampil apik sehingga kemudian dipinjamkan ke Borussia Dortmund musim lalu dengan hasil yang tidak terlalu baik.

Meski saat ini Sunderland berjuang keras untuk lolos dari degradasi, pemain berusia 22 tahun itu mengaku sudah mengambil banyak pelajaran dan pengalaman, khususnya dari kritikan yang hanya melihat dari hasil akhir tim.

“Ini sangat sulit sebaba tidak mudah untuk meninggalkan Man United dan pergi ke Sunderland. (Tapi)( saya harus melakukannya. Saya akan mendapatkan pelajaran dari ini karena saya masih berusia 22 tahun,” ujarnya, pada The Northen Echo.

“Orang-orang beranggapan saya berumur 26 atau 27, padahal saya masih 22. Saya tahu apa yang publik inginkan dari diri saya. Di sisi lain mereka seharusnya melihat bagian lain dari permainan saya.”

“Ketika saya meninggalkan Sunderland, saya tahu bahwa saya akan bahagia. Saya mengambil banyak pelajaran dan itu akan membuat saya makin kuat. Saya tidak tahu di mana saya akan berada [musim depan], tapi saya akan merasa lebih cocok dan lebih senang.”

Januzaj pun mengungkapkan kesulitannya beradaptasi di sistem yang diterapkan Moyes di Sunderland, yaitu kewajiban untuk bertahan.

“Saya terbiasa bermain di tim yang ingin meraih kemenangan. Sekarang tim ini mulai menurun dan sudah seperti ini dalam beberapa tahun belakangan. saya tidak tahu apa yang terjadi pada awalnya, tapi saya menikmatinya sekarang. Menikmati momen bermain sepak bola.”

“Sangat sulit. Ketika Anda berada di tim yang menguasai banyak bola, maka Anda akan bisa melakukan banyak hal dengan bola. Sekarang kami lebih bertahan. Itu tidak mudah sebab Anda harus melakukan serangan balik dan ketika itu terjadi, Anda akan dikelilingi dua atau tiga pemain bertahan lawan.”

“Terkadang tidak mudah untuk mendapatkan umpan terakhir. Saya salah satu pemain berbahaya, tapi pikiran saya di sini ialah untuk bertahan dan kemudian menyerang.”