Agen Yaya Toure Kembali Serang Pep Guardiola!

Tak kenal lelah, agen dari Yaya Toure, Dimitri Seluk kembali menyerang Josep Guardiola dengan mengatakan bahwa manajer Manchester City itu membekukan agennya karena alasan pribadi dan menyebutnya pula sebagai seorang pengkhianat. Perseteruan antara sang agen yang bernama Dimitri Seluk dengan Guardiola itu memang sudah berlangsung cukup lama. Perseteruan ini berawal dari tak dimainkannya Yaya oleh […]

Dimitri Seluk Yaya Toure Pep Guardiola

Liga Inggris  - Agen Yaya Toure Kembali Serang Pep Guardiola!

Tak kenal lelah, agen dari Yaya Toure, Dimitri Seluk kembali menyerang Josep Guardiola dengan mengatakan bahwa manajer Manchester City itu membekukan agennya karena alasan pribadi dan menyebutnya pula sebagai seorang pengkhianat.

Perseteruan antara sang agen yang bernama Dimitri Seluk dengan Guardiola itu memang sudah berlangsung cukup lama. Perseteruan ini berawal dari tak dimainkannya Yaya oleh manajer asal Spanyol tersebut.

Perseteruan itu kian memanas karena sang agen terus menyerang Guardiola dan ketika eks manajer Barcelona itu memintanya untuk minta maaf, Seluk puĀ  tak bersedia.

Setelah sempat lama tak mengoceh lagi, Seluk kini kembali menyerang pelatih asal Spanyol itu. Ia menuding manajer plontos itu membekukan Yaya dari skuat City karena memiliki dendam pribadi dengan dirinya. Ia juga menyebut Guardiola sebagai seseorang yang bisa tersenyum di hadapan orang-orang namun kemudian mengkhianati mereka.

“Saya tahu apa masalahnya. Ketika Pep memaksa Yaya keluar dari Barcelona saya lalu mengkritiknya. Ini adalah aksi balas dendamnya. Dan itu bersifat pribadi, dan tidak profesional,” tukas Seluk kepada Daily Mirror.

“Saya lalu bertanya pada City di musim panas kemarin apakah mereka ingin Yaya meninggalkan klub itu dan diberitahu bahwa ia adalah bagian dari rencana mereka.”

“Sekarang jelas bahwa itu tidak benar. Saya pikir itu adalah rencana untuk mempermalukan Toure. Yaya bukan satu-satunya. (Joe) Hart dan (Samir) Nasri juga harus menanggung akibatnya karena kepribadian besar yang mereka miliki,” tegas Seluk.

“Pep tidak ingin bekerja dengan pemain tua. Ia ingin bekerja dengan pemain yang sangat muda karena ia dapat mengendalikan mereka seperti anak-anak. Pep tersenyum pada Anda. Ia membuat Anda percaya ia adalah teman terbaik Anda. Dan kemudian ia mengkhianati Anda,” pungkas Seluk.

Sepakbola.cc