Arsene Wenger Ungkap Faktor Tahan Banting Pegang Arsenal

Arsene Wenger, manajer Arsenal.
Arsene Wenger, manajer Arsenal.

Gilabola.com – Arsene Wenger akhirnya mengungkapkan apa faktor penyebab dirinya tahan banting selama pegang raksasa Liga Inggris, Arsenal.

Arsene Wenger bahkan ngotot jika dirinya sama sekali tidak merasakan tekanan ekstra musim ini di Liga Inggris menangani Arsenal. Ternyata faktor pengalaman menjadi penyebab dirinya sangat kuat dalam menghadapi setiap tantangan di sana.

Sosok manajer sepuh Arsenal itu sendiri sudah mengikat kontrak dua tahun di akhir musim lalu, namun performa tim tak kunjung meroket. Mayoritas suporter sampai kelelahan dalam upaya menuntutnya untuk mundur dari kursi kepelatihan.

Pada saat ditanya apakah dirinya sempat berpikir jika musim ini akan menjadi yang terakhir baginya di klub, sang pelatih lantas mengatakan dengan tegas di Telegraph jika, “Tidak! bukan begitu cara saya merespon semua masalah yang ada.”

“Saya sudah sepakat bahwa tahun 2018 sejauh ini memang tidak positif banget untuk kami ya, tetap saya sudah cukup lamalah bekerja di bidang ini untuk tahu bahwa sangat penting bagaimana kami memberikan respon. Penting bagaimana kami bisa terus fokus pada penampilan kami di atas lapangan.”

Advertisement

“Situasi pribadi saya bukan prioritas utama di klub, yang terpenting adalah bagaimana respon tim dan apa yang kami lakukan di tahun 2018 ini. Ada begitu banyak tantangan yang menanti kami, salah satunya ya kembali ke gelaran Liga Champions.”

“Kami juga masih mau bisa melewati jeda transfer ini dengan secepat mungkin kalau bisa. Mengapa begitu? Ya karena sekarang ada banyak pemain kami yang kontraknya akan habis dan pertama kalinya ini terjadi ya. Hal ini jelas sangat mempengaruhi kestabilan tim secara keseluruhan.”

Pada saat ditanya baik-baik apakah musim ini menjadi yang paling membuatnya stress, sang manajer menambahkan: “Saya tidak tahu juga ya. Jelas hal itu bisa mempengaruhi saya di atas lapangan, dan juga di luar lapangan, karena ya saya jadi sangat sibuk jadinya.”

“Namun setelah itu semua, saya kira saya masih sangguplah mengatasi semuanya. Yang namanya pengalaman adalah yang membantu saya untuk fokus pada apa yang terpenting di klub,” pungkasnya.