Balotelli Bertukar Kaos di Babak Pertama, Manajer Ngamuklah

21

Striker Liverpool Mario Balotelli menghadapi teguran keras dari manajer Brendan Rodgers setelah bertukar kaos dengan bek Real Madrid Pepe di babak pertama dalam kekalahan 3-0 Liga Champions di Anfield. Balotelli membuat pertukaran dengan bek Pepe selagi Liverpool masih ketinggalan tiga gol. Striker seharga Rp 308 Milyar itu diganti saat istirahat penampilan yang mengecewakan di babak pertama. “Ini bukan sesuatu yang […]

Striker Liverpool Mario Balotelli menghadapi teguran keras dari manajer Brendan Rodgers setelah bertukar kaos dengan bek Real Madrid Pepe di babak pertama dalam kekalahan 3-0 Liga Champions di Anfield.

Balotelli membuat pertukaran dengan bek Pepe selagi Liverpool masih ketinggalan tiga gol.

Striker seharga Rp 308 Milyar itu diganti saat istirahat penampilan yang mengecewakan di babak pertama.

“Ini bukan sesuatu yang saya perjuangkan,” kata Rodgers.

“Jika Anda ingin melakukan (tukar kaos) itu, lakukanlah pada akhir permainan. Ini adalah sesuatu yang saya akan urus dengannya pada hari Kamis.”

Rodgers, yang juga pernah marah ketika bek Mamadou Sakho melakukan hal yang sama dengan Samuel Eto’o di Chelsea musim lalu, menambahkan, “Kami memiliki insiden tahun lalu dengan seorang pemain dan itu adalah sesuatu yang akan kita urus secara internal.”

“Ini adalah sesuatu yang tidak terjadi di sini dan tidak seharusnya terjadi di sini.”

Itu menjadi sebuah malam lain yang berakhir menyedihkan bagi Balotelli, yang juga tampil mengecewakan dalam kemenangan 3-2 melawan QPR di Liga Premier pada akhir pekan.

Rodgers juga membuat kritik terselubung atas pemain Italia itu ketika Balotelli digantikan oleh Adam Lallana di babak pertama dan Rodgers mengatakan, “Itu murni masalah taktis. Saya merasa kami perlu lebih banyak gerakan terpusat untuk menduduki setengah lapangan mereka dan saya pikir Raheem Sterling juga akan melakukan hal yang sama.”

“Adam Lallana datang dan tak kenal lelah dalam pekerjaannya. Itu adalah minimum di sini di Liverpool. Anda harus menekan, Anda perlu untuk bekerja. Pemain muda Adam datang dan melakukan itu dengan sangat baik.”