Bek Spurs Pilih Harry Kane Ketimbang Romelu Lukaku

  • Bek Tottenham Hotspur, Toby Alderweireld, mengakui jika dirinya lebih pilih Harry Kane berada di tim yang sama dengannya ketimbang Romelu Lukaku.

Harry Kane
Harry Kane striker Tottenham Hotspur

Bek Tottenham Hotspur, Toby Alderweireld, memilih Harry Kane berada di timnya ketimbang rekannya di timnas Belgia, Romelu Lukaku.

Alderweireld merupakan salah satu dari beberapa pemain yang memiliki kesempatan bermain bersama dua penyerang terbaik di Liga Inggris saat ini, yaitu Harry Kane dan Romelu Lukaku. Sejak beberapa musim terakhir Kane dan Lukaku bersaing meraih gelar pencetak gol terbanyak Liga Inggris termasuk musim lalu di mana Kane keluar sebagai top skor dengan 29 gol disusul Lukaku dengan 25 gol.

Musim ini sendiri bersama klub barunya, Manchester United, Lukaku memimpin daftar pencetak gol terbanyak sementara dengan 7 gol disusul Kane dengan 6 gol. Meski bermain bersama Lukaku di Belgia, namun Alderweireld mengakui jika dirinya lebih memilih Harry Kane berada di tim yang sam dengannya.

Bek berusia 28 tahun itu mengaku mengenal dengan baik sosok Kane dan tahu bahwa penyerang asal Inggris itu ingin menjadi pemain terbaik di dunia di masa depan.

“Saya condong kepada dirinya [Harry Kane], karena hampir setiap hari saya bekerja bersamanya,” ujar Alderweireld kepada Het Nieuwsblad ketika disuruh memilih Harry Kane atau Romelu Lukaku sebagai pemain yang lebih baik. “Saya tidak ingin menukar dirinya dengan penyerang lainnya.”

“Saya sudah melihat bagaimana dia berlatih, bagaimana dia hidup untuk olahraga ini. Dia ingin menjadi pemain terbaik di dunia. Dia adalah tipikal pemain yang kuat, menggunakan tubuhnya, dia juga pandai menggunakan kedua kakinya dan dia memiliki sundulan yang bagus.”

“Selain itu, dia juga adalah seorang pemain yang cerdas dan bekerja untuk tim. Seringkali anda akan melihat salah satu elemen itu tidak ada pada diri seorang pemain, namun Kane memiliki semuanya.”

Meski demikian, Alderweireld menegaskan jika Kane dan Lukaku berada di level yang sama meski keduanya adalah tipikal penyerang yang berbeda.

“Tidak, saya akan menempatkan [Lukaku] di barisan yang sama,” tambahnya. “Namun karena saya tidak berlatih bersamanya setiap hari, maka saya tidak bisa membandingkannya. Mereka juga adalah tipikal pemain yang sangat berbeda sebagai seorang penyerang.”