Akhirnya Dokter Eva Buka Mulut Soal Insiden Dengan Mourinho

  • Setelah dua bulan berdiam diri, akhirnya Dokter Eva tidak tahan lagi dan angkat bicara soal tudingan ucapan-ucapan pelecehan seksis yang keluar dari mulut manajer Chelsea Jose Mourinho pada laga perdana musim vs Swansea City. Begini penjelasannya ….

Liga Inggris  - Akhirnya Dokter Eva Buka Mulut Soal Insiden Dengan Mourinho

Berita Bola : Setelah dua bulan berdiam diri, akhirnya Dokter Eva tidak tahan lagi dan angkat bicara soal tudingan ucapan-ucapan pelecehan seksis yang keluar dari mulut manajer Chelsea Jose Mourinho pada laga perdana musim vs Swansea City. Begini penjelasannya ….

Mantan dokter Chelsea Eva Carneiro telah mengkritik Asosiasi Sepakbola (FA) Inggris karena gagal untuk berbicara langsung dengan dirinya selama penyelidikan mereka soal dugaan pelecehan seksis oleh manajer Jose Mourinho.

FA mengumumkan pada hari Rabu bahwa mereka tidak akan mengambil tindakan terhadap Mourinho soal pertikaian di pinggir lapangan dengan Dokter Eva setelah yang terakhir memasuki lapangan permainan untuk mengobati Eden Hazard selama menit-menit penutupan laga imbang Chelsea 2-2 vs Swansea City pada tanggal 8 Agustus.

Carneiro, yang mundur dari tugas tim pertama dan kemudian pergi meninggalkan klub, mempertanyakan keputusan FA untuk melanjutkan kasus ini tanpa mencari kebenaran kejadian itu dari versinya dan menuduh organisasi itu “memilih untuk mengabaikan beberapa bukti.”

Dalam sebuah pernyataan yang secara eksplisit mempertanyakan efektivitas penyelidikan, Carneiro mengatakan: “Saya terkejut mengetahui bahwa FA diduga menyelidiki insiden 8 Agustus melalui pers.”

“Saya berada di tahap yang tidak diminta oleh FA untuk membuat pernyataan. Saya bertanya-tanya apakah ini mungkin satu-satunya penyelidikan formal di negeri ini di mana bukti dari individu-individu yang terlibat dalam insiden itu tidak dianggap relevan.”

“Memilih untuk mengabaikan beberapa bukti pasti akan mempengaruhi hasil temuan.”

Carneiro melanjutkan untuk mengekspresikan ketidaksenangan sama atas penanganan FA soal dugaan pelecehan dari para suporter dalam pertandingan antara West Ham dan Chelsea pada bulan Maret. Sekali lagi, dalam hal ini, Carneiro mengatakan ia tidak dimintai komentarnya.

“Musim lalu saya punya pengalaman serupa di pertandingan di West Ham FC, di mana saya terkena pelecehan verbal,” katanya.

“Setelah keluhan oleh masyarakat, FA menyampaikan kepada pers dengan mengatakan tidak ada nyanyian seksis selama pertandingan ini. Saya sama sekali tidak dimintai pernyataan meskipun ada fakta bahwa terdapat pelecehan seksual eksplisit yang jelas terdengar.”

Penanganan FA soal masalah ini – yang juga mengakibatkan fisioterapis Jon Fearn yang dihapus dari urusan tim pertama di Chelsea – dikritik oleh anggota dewan independen FA Heather Rabbatts, kepada siapa Carneiro mengucapkan terima kasih atas dukungannya dalam masalah ini.

“Insiden seperti ini dan kurangnya dukungan dari otoritas sepak bola telah membuat situasi begitu sulit bagi perempuan dalam permainan (sepak bola),” tambah Carneiro.

“Saya mengagumi apa yang Heather Rabbatts telah lakukan dan berterima kasih kepadanya dan teman-teman dan rekan yang telah mendukung selama masa yang sangat sulit ini.”

FA menganalisis rekaman insiden itu, termasuk rekaman audio yang dianalisis oleh ahli linguistik Portugis sebelum membersihkan nama Mourinho, yang mengatakan dalam konferensi pers sebelumnya pada hari Jumat bahwa ia tidak akan mengeluarkan komentar lebih lanjut saat ini.

“Selama dua bulan terakhir saya tidak membuka mulut saya dan saya akan tetap seperti ini,” kata bos Chelsea.

“Suatu hari saya akan berbicara tapi saya akan memilih hari yang tepat. Saya baca dan saya mendengarkan dan saya menonton tapi saya tetap tenang. Waktu saya berbicara akan tiba ketika saya memutuskan begitu.”