Pep Guardiola Belum Bisa Lupakan Barcelona

  • Bagi Josep Guardiola, menjadi manajer Manchester City tidak bisa disamakan kala memegang kursi kepelatihan FC Barcelona untuk pertama kalinya. Josep Guardiola menganggap pengalaman melatih FC Barcelona untuk pertama kalinya berbeda dengan perasaan yang kini ia rasakan di Manchester City. Guardiola di musim ini sudah resmi menjadi manajer The Citizen sejak Februari lalu, setelah sebelumnya berpetualang […]

Bagi Josep Guardiola, menjadi manajer Manchester City tidak bisa disamakan kala memegang kursi kepelatihan FC Barcelona untuk pertama kalinya.

Josep Guardiola menganggap pengalaman melatih FC Barcelona untuk pertama kalinya berbeda dengan perasaan yang kini ia rasakan di Manchester City.

Guardiola di musim ini sudah resmi menjadi manajer The Citizen sejak Februari lalu, setelah sebelumnya berpetualang di Bayern Munich.

Bagi Guardiola, saat ini ia tidak merasa terbebani, tidak seperti kala ia mengarsiteki Barcelona.

Di tahun 2008, Guardiola ditunjuk sebagai pelatih kepala tim utama dan datang sebagai pelatih debutan, setelah sebelumnya menangani tim cadangan saja.

Karena penunjukan tersebut, Jose Mourinho menjadi rival terkuatnya sebab kala itu pria asal Portugal ini juga dinominasikan untuk menjadi pelatih Barcelona.

Namun nama Jose Mourinho dicoret oleh Mark Ingla dan Txiki Begiristain yang kini menjadi direksi di City, karena dianggap bisa merusak citra klub sebab selalu melontarkan komentar kontroversial.

“Tes tersulit selalu yang pertama karena tanpa yang pertama anda tidak akan bisa meraih yang kedua,” ujarnya pada konferensi pers jelang laga perdana kontra Sunderland.

“Saya dipromosikan untuk melatih tim utama Barcelona karena saya dianggap sukses di tim cadangan, jadi (Manchester City) bukan yang tersulit.”

“Setiap klub (yang pernah dilatih) adalah spesial. Bisa sukses di kampung halaman bukanlah hal yang mudah. Saya pindah ke Jerman dan belajar bahasa Jerman agar bisa berkomunikasi dengan para pemain dan media. Di Jerman pun selalu menjadi tantangan.”

“Tentu saja ini merupakan sesuatu yang spesial bagi saya karena ada di Liga Inggris. Saya sadar jika saya akan dinilai dari hasil akhir, namun bagi saya, saya merasa beruntung.”

Dikabarkan Josep Guardiola bersua dengan pemilik Manchester City Khaldoon Al Mubarak sesuai sesi latihan, Jumat (12/8).

Menurut pelatih yang mempunyai sapaan akrab Pep ini, pertemuan dengan Al Mubarak berjalan dengan baik.

“Tetap saja saya belum pernah kalah di laga resmi, jadi itu alasan kenapa hubungan kami baik,” ujarnya berkelakar.

“Al Mubarak pun bersua beberapa pemain baru, (Oleksandr) Zinchenko, John Stones dan Nolito. Kami berbicara soal sepak bola.”

“Saya bersyukur, dia sangat sopan kala berbicara soal sepak bola, soal apa yang menjadi target kami. Tiga dari empat pertemuan kami selalu berjalan dengan baik,” tambahnya.