Benarkah Inggris Gagal Melulu Karena Tak Ada Winter Break?

  • Mengapa Inggris gagal melulu di turnamen internasional? Karena tidak ada liburan musim dingin. Begitulah kata David Silva, pemain Manchester City asal Spanyol. Kamu setuju?

Marco Verratti, Nemanja Matic, Ivan Perisic berpeluang direkrut Manchester United jika tim Setan Merah bersedia menebus harga mereka.

Liga Inggris  - Benarkah Inggris Gagal Melulu Karena Tak Ada Winter Break?

Berita Euro: Mengapa Inggris gagal melulu di turnamen internasional? Karena tidak ada liburan musim dingin. Begitulah kata David Silva, pemain Manchester City asal Spanyol. Kamu setuju?

David Silva mengatakan, The Three Lions akan terus mengalami kegagalan di panggung internasional selama mereka memainkan Liga Premier tanpa periode istirahat di musim dingin.

Gelandang Spanyol itu sudah memenangkan Piala Dunia 2010 dan dua Kejuaraan Eropa. Ia mengatakan Inggris menempatkan diri pada posisi yang kurang menguntungkan dengan terus bermain pada Boxing Day, sehari setelah Natal.

Ditanya apakah kekalahan terakhir Inggris di turnamen besar bisa disalahkan pada mentalitas pemain, tekanan, atau jadwal, Silva mengatakan kepada The Telegraph: “Mungkin semua alasan tersebut. Mungkin Inggris harus berhenti bermain pada bulan Desember…”

“Itu akan sangat sempurna. Tapi di Inggris, itu adalah tradisi untuk bermain selama periode itu.”

Silva juga mengatakan bahwa pemain muda Inggris tidak dikenal di negara-negara Eropa lainnya yang memiliki liga-liga top. Demikian juga sebaliknya, yang ia rasakan sendiri ketika ia pertama kali bergabung dengan City dari Valencia pada tahun 2010.

“Inggris memiliki tim yang sangat bagus,” kata Silva. “Rooney adalah mungkin yang paling terkenal – tapi berapa banyak pemain Spanyol yang dikenal di Inggris?”

“Ketika saya bergabung dengan City lima tahun yang lalu, Joe Hart tidak tahu saya. Dia bilang dia tidak pernah mendengar nama saya.”

“Itu terjadi dengan kami selama bertahun-tahun. Mengapa? Karena tidak pernah memenangkan turnamen. Tetapi saat seperti itu sudah berlalu dan itu bisa saja terjadi dengan Inggris – dan mereka bisa menjadi tim yang hebat lagi.”

“Jika itu masalah mentalitas, berarti itu ada dalam pikiran – tetapi, dalam kasus Spanyol, staf teknis semua satu pikiran dan semua orang mulai percaya diri dengan ide-ide (menjadi juara).”

“Di Spanyol, kami mengejar itu dan semua orang bisa melihat apa yang terjadi. Kami sudah menjadi tim yang sangat baik, sehingga setiap kali semakin sulit untuk berada di skuad.”