Fernando Torres Kambing Hitam Di Liverpool

Pengakuan mengejutkan datang dari Fernando Torres yang mengatakan bahwa Liverpool FC membuatnya seperti pengkhianat karena hijrah ke Chelsea FC. Fernando Torres mengaku dirinya dianggap seperti pengkhianat oleh fans Liverpool usai menyeberang ke Chelsea pada 2011 silam. Chelsea resmi diperkuat Torres usai membayar mahar sebesar Rp 850 miliar kala itu, setelah penawaran sebelumnya sebesar Rp 680 […]

Pengakuan mengejutkan datang dari Fernando Torres yang mengatakan bahwa Liverpool FC membuatnya seperti pengkhianat karena hijrah ke Chelsea FC.

Fernando Torres mengaku dirinya dianggap seperti pengkhianat oleh fans Liverpool usai menyeberang ke Chelsea pada 2011 silam.

Chelsea resmi diperkuat Torres usai membayar mahar sebesar Rp 850 miliar kala itu, setelah penawaran sebelumnya sebesar Rp 680 miliar ditolak oleh Liverpool.

Sayangnya, performa El Nino di The Blues tidak berjalan dengan baik sebab kerap gagal mencetak gol, meski mempunyai kesempatan emas.

Meski performanya menurun, namun Torres tidak segera dijual sebab gosipnya Roman Abramovic turun tangan langsung meminta agar pelatih memainkan striker asal Spanyol tersebut.

Namun Fernando Torres akhirnya membuka tabir soal kepindahannya dari The Reds ke Chelsea pada 2011 lalu.

Menurutnya, keputusan untuk hijrah dari Anfield dikarenakan kebijakan para petinggi Liverpool sendiri dan kebijakan tersebut sampai sekarang belum membuahkan hasil.

Bagi Torres, dirinya hanya ingin memenangkan sebuah piala, terlepas tim mana pun yang dibela.

“Mereka ingin membawa masuk pemain-pemain muda. Ingin membangun sesuatu yang baru,” ujarnya pada Sky Sports.

“Saya berfikir bahwa niatan tersebut akan membutuhkan waktu. Mungkin dua, tiga, empat atau bahkan 10 tahun kedepan (untuk melihat hasilnya).”

“Saya tidak mempunyai waktu untuk menunggu selama itu. Saya waktu itu sudah berumur 27 tahun, sehingga tidak bisa menunggu lagi. Saya ingin menang.”

“Lalu, sekarang lima tahun kemudian dan mereka masih mencoba membangun posisi yang sama seperti kala saya hengkang.”

“Segalanya membuat seakan saya ini seorang pengkhianat. Padahal tidak seperti itu kenyataannya kala berdiskusi (soal transfer).”

“Liverpool tidak mau mengakui jika mereka melakukan kesalahan kepada tim. Mereka harus mencari kambing hitam,” tambahnya.

Sepakbola.cc