Jurgen Klopp Minta Kekuasaan Penuh Di Liverpool

  • Jurgen Klopp hanya bersedia menjadi manajer di Liverpool JIKA ia diberi kebebasan menentukan transfer, bukan dikendalikan oleh sebuah komite transfer seperti yang terjadi selama ini di klub Anfield itu.

Cristiano Ronaldo dengan sadis telah dituding merampok Ballon d'Or milik Lionel Messi. Karuan tudingan itu membuat kehebohan.

Liga Inggris  - Jurgen Klopp Minta Kekuasaan Penuh Di Liverpool

Berita Liga Inggris : Jurgen Klopp hanya bersedia menjadi manajer di Liverpool JIKA ia diberi kebebasan menentukan transfer, bukan dikendalikan oleh sebuah komite transfer seperti yang terjadi selama ini di klub Anfield itu.

Ex manajer Borussia Dortmund itu diketahui sudah mengatakan kepada Liverpool bahwa ia hanya akan datang ke Anfield sebagai pengganti Brendan Rodgers jika ia diberikan kekuasaan untuk menentukan semua jenis transfer di klub tersebut.

Sang pelatih kharismatik Jerman itu kini menjadi pilihan pertama Liverpool untuk menggantikan Rodgers usai pelatih Irlandia Utara itu dipecat secara kejam melalui sebuah panggilan di telepon oleh pemilik klub Amerika tersebut, menyusul derby Merseyside dengan Everton di Goodison Park Minggu malam WIB yang berakhir imbang.

Klopp dan Liverpool dilaporkan sudah menjalin kontak dan itu adalah keinginan klub untuk merekrutnya selagi ia tersedia yang menjadi pendorong utama di belakang keputusan untuk memecat Rodgers, sebuah keputusan yang diambil lebih dari seminggu yang lalu.

Mantan pelatih Borussia Dortmund itu tertarik untuk datang ke Liverpool tapi telah mengatakan kepada klub ia tidak akan tunduk kepada komite transfer Anfield yang terkenal telah mengawasi begitu banyak transfer buruk selama dua atau tiga tahun terakhir.

Klopp mengatakan kepada Liverpool bahwa ia senang untuk menerima saran dan rekomendasi soal pemain tetapi dia harus memiliki kata akhir.

Hak istimewa itu tidak dimiliki oleh Rodgers seperti yang dikatakannya kepada teman-temannya selama ia menjabat manajer klub tersebut.

Rekor transfer Liverpool di bawah FSG begitu buruknya, dengan puluhan milyar rupiah dihabiskan untuk pemain yang gagal memperlihatkan kelasnya.

Klopp dianggap telah mempelajari hal ini secara rinci dan telah mengatakan secara pribadi bahwa dia tidak ingin reputasinya sendiri ternoda karena memperoleh pemain yang tidak dipilih sendiri olehnya.