Liverpool Ditekuk Burnley, Ini Alasan Klopp

  • Setelah takluk dari Burnley dengan skor 2-0, Jurgen Klopp meminta anak asuhnya untuk memperbaiki sistem kala melakukan penyerangan. Jurgen Klopp meminta anak asuhnya untuk lebih trengginas di area pertahanan lawan agar bisa meraih kemenangan, menjelang laga antara Liverpool kontra Burton Albion di Piala Liga, Selasa (23/8) esok. Pada laga di pekan kedua yang mempertemukan Liverpool […]

Setelah takluk dari Burnley dengan skor 2-0, Jurgen Klopp meminta anak asuhnya untuk memperbaiki sistem kala melakukan penyerangan.

Jurgen Klopp meminta anak asuhnya untuk lebih trengginas di area pertahanan lawan agar bisa meraih kemenangan, menjelang laga antara Liverpool kontra Burton Albion di Piala Liga, Selasa (23/8) esok.

Pada laga di pekan kedua yang mempertemukan Liverpool dengan Burnley, The Reds tidak bisa membobol gawang Tom Heaton meski menguasai jalannya pertandingan.

Karena kegagalan mencuri gol, tim tamu harus takluk dengan skor 2-0 oleh Burnley yang dicetak Sam Vokes dan Andre Gray.

Hasil dari pertandingan di pekan kedua tersebut, Jurgen Klopp mengaku kecewa dan memakluminya.

“Jika anda pikir Tuhan akan menghukum jika anda gagal mencetak gol meski menguasai jalannya pertandingan 80 persen, maka anda memiliki masalah besar. Kami harus melakukan lebih baik lagi,” ujar Klopp.

“Kami melakukan banyak hal bagus (melawan Burnley), tapi pada akhirnya kami membuat keputusan yang salah. Dalam dua atau tiga situasi, kami terlalu banyak menempatkan pemain di luar kotak penalti dan bukannya di dalam. Itu tidak masuk akal.”

“Kami harus tetap tenang. Saya pernah mengalami beberapa kekalahan sepanjang karir saya dan saya akan bisa menerima beberapa kekalahan lagi di masa mendatang. Anda bisa kalah di sebuah pertandingan sepak bola.”

“Tidak ada yang mau hasil yang kami dapatkan dari Burnley, tapi sekarang kami menerima dan akan memakainya untuk mencari jalan agar bisa menang.”

“Tugas saya saat ini adalah membawa para pemain masuk dan ada di sekitar kota penalti, dengan pergerakan. Tapi kemudian kami harus mempergunakan skill kami di area yang paling menentukan tersebut.”

Di Piala Liga musim lalu, LFC harus tersingkir di babak final oleh Manchester City.

Meski klub-klub Liga Inggris diperkuat pemain-pemain berkualitas dan juga manajer-manajer kawakan, namun Klopp meyakini jika di musim ini LFC akan lebih baik lagi di Piala Liga.

“Bagusnya di sepak bola adalah anda akan mempunyai kesempatan untuk menunjukan yang terbaik di laga selanjutnya.”

“Tentu saja kami akan melakukan perubahan, (tapi) bukan berarti kami akan mengganti tujuh atau delapan pemain.”

“Kami harus menghargai lawan, jadi saat ini bukan waktu yang tepat untuk mengistirahatkan pemain. Tapi kami pun harus memberikan kesempatan bermain bagi pemain-pemain lainnya, dan jika kami pikir itu bisa membantu kami, maka kami akan menggantinya.”

“Kami harus menunjukan jika kami ingin menjadi juara di kompetisi ini. Ini soal menghargai pertandingan, bekerja keras dan bermain sepak bola.”

“Tahun ini, semoga kami bisa lebih baik lagi situasinya dengan para pemain yang cedera.”

“Saya menyukai pertandingan di Piala Liga, dan kami akan kompetitif,” tambahnya.