Manajer Terbaik Datang ke Inggris karena Alasan Ini

Jurgen Klopp mengatakan tantangan memenangkan Liga Primer adalah salah satu alasan yang membuat para manajer terbaik dan pelatih ternama di dunia untuk bekerja di Inggris. Klopp masuk sebagai pengganti Brendan Rogers di Liverpool dan telah diikuti oleh masuknya manajer terkenal lainya ke Liga Primer dengan Pep Guardiola mengambil kendali di Manchester City dan Antonio Conte […]

Jurgen Klopp mengatakan tantangan memenangkan Liga Primer adalah salah satu alasan yang membuat para manajer terbaik dan pelatih ternama di dunia untuk bekerja di Inggris.

Klopp masuk sebagai pengganti Brendan Rogers di Liverpool dan telah diikuti oleh masuknya manajer terkenal lainya ke Liga Primer dengan Pep Guardiola mengambil kendali di Manchester City dan Antonio Conte tiba di Stamford Bridge untuk membantu mengembalikan Chelsea ke puncak meja.

Sementara Jose Mourinho juga kembali ke Inggris untuk mengambil pekerjaan di Manchester United untuk menjadikan Liga Primer Inggris akan sangat menarik musim depan dengan adu para pelatih terbaik dunia di Liga Primer.

Dan dengan begitu banyak tim yang mampu memenangkan Liga Premier, termasuk denagn Leicester City mengejutkan semua orang dengan menjadi juara musim lalu, sementara Tottenham finish di urutan ketiga bersama runner uo Arsenal, Klopp mengatakan tidak ada tantangan yang lebih besar dalam sepak bola saat ini selain Liga Inggris.

“Memenangkan gelar di Inggris adalah tantangan terbesar dari mereka semua. Ada tim yang yang bisa menang di liga ini tak seperti yang lain,” ujar Klopp menjelaskan.

“Jika Anda mencari tantangan terbesar, maka Anda perlu untuk pergi ke Inggris.”

“Itulah perbedaan liga ini 100 persen. Ini tidak seperti mereka ingin pekerjaan yang mudah. Mereka ingin ini karena tantangan. Tetapi sulit. Tantangan terberat dari semua, karena ada begitu banyak yang bisa menang.”

“Di negara lain, hanya satu tim favorit. Di Jerman, jika Anda ingin berada di depan Bayern Munich, Anda harus memenangkan semua permainan lainnya dan kemudian minimal menang sekali melawan Bayern, karena mereka tidak pernah kalah.”

“Di negeri ini itu jenis kesulitan sangat berbeda. Di sini Anda memiliki sejumlah klub yang berpikir mereka harus menjadi nomor satu.”

“Di Jerman ada satu tim yang berpikir mereka harus dan satu tim yang berpikir mereka seharusnya. Sisanya harapan bagi saya tidak tahu apa. Ini berbeda.”

Sepakbola.cc