HEBOH! Delapan Manajer Premier League Disinyalir Terima Uang Kotor!

Berita Bola – Pasca dibukanya kasus yang menjerat Sam Allardyce oleh Daily Telegraph, delapan manajer Liga Inggris terancam dibongkar keterlibatannya dengan tuduhan korupsi. Penyelidikan tindak korupsi di sepak bola Inggris berlanjut dengan tuduhan kepada delapan manajer yang menerima uang yang tidak sebagaimana mestinya. Sam Allardyce kehilangan pekerjaannya sebagai pelatih timnas Inggris usai menawarkan bantuan untuk […]

korupsi-liga-inggris-uang-suap

Berita Bola – Pasca dibukanya kasus yang menjerat Sam Allardyce oleh Daily Telegraph, delapan manajer Liga Inggris terancam dibongkar keterlibatannya dengan tuduhan korupsi.

Penyelidikan tindak korupsi di sepak bola Inggris berlanjut dengan tuduhan kepada delapan manajer yang menerima uang yang tidak sebagaimana mestinya.

Sam Allardyce kehilangan pekerjaannya sebagai pelatih timnas Inggris usai menawarkan bantuan untuk mengakali aturan FA soal transfer pemain yang mempunyai kepemilikan ketiga.

Dalam rapat yang sudah direncanakan dan direkam video secara sembunyi-sembunyi, Allardyce meminta uang jasa sebesar Rp 6,7 miliar kepada perusahaan fiktif bernama Far Eastern pada Agustus kemarin.

Setelah mengungkap keterlibatan Sam Allardyce, kini Daily Telegraph bersiap untuk mengungkap delapan manajer yang masih aktif dan sudah tidak melatih dengan tuduhan korupsi.

Kedelapan manajer tersebut disinyalir menerima uang dari agen atas pembelian pemainnya dan sudah terekam dengan baik dalam bentuk video sebagai bukti sahih.

Seorang agen pemain yang tidak memiliki lisensi FIFA dan pernah dinyatakan keterlibatannya dalam pengaturan skor dan dilarang terlibat di dunia sepak bola selama lima tahun ada 2005 bernama Pino Pagliari mengetahui siapa-siapa saja yang terlibat dalam kasus ini.

Bahkan Pagliari secara terang-terangan mengetahui siapa saja delapan manajer bermasalah tersebut, termasuk lima diantaranya yang menerima uang secara pribadi.

Bukan hanya di level Premier League, kasus ini pun menyeret dua manajer Divisi Championship yang juga menerima suap.

Dalam tayangan video terlihat Pagliari mengungkapkan motif pada pelaku yang serakah akan uang.

“Saya seperti berkata ‘(X, nama samaran manajer yang menerima suap), anda terlibat lebih dalam dibandingkan Wimbledon, apa yang anda bicarakan?'”

“Anda tahu dia bermain kotor, kan? Dia berjudi 20 ribu pounds (Rp 336 ratus juta) perhari, dia membutuhkan uang. Dia akan mendapatkan gaji sebesar Rp 50 hingga Rp 67 miliar, tapi dia masih menginginkan Rp 841 ratus juta dalam bentuk kes.”

Transkrip dan video tersebut akan diberikan oleh Telegraph kepada pihak kepolisian dan FA untuk diambil tindakan.

Telegraph pun sudah menghubungi kedelapan manajer yang disebutkan Pagliari dimana lima diantaranya membantah dan tiga orang tidak memberikan jawaban.

Selain itu, Telegraph pun akan mengumumkan asisten manajer di klub terkenal yang difilmkan menerima uang sebesar Rp 84 juta dari jurnalis yang menyamar sebagai perwakilan dari Far Eastern.

Sepakbola.cc