Manchester City Ancam Manuel Pellegrini

Manchester City mengumumkan keuntungan pertamanya sejak diambil alih pengusaha Abu Dhabi pada tahun 2008, dan mengancam Manuel Pellegrini untuk juga memperlihatkan “profit” di atas lapangan atau dipecat.

Liga Inggris  - Manchester City Ancam Manuel Pellegrini

Berita Liga Inggris : Manchester City mengumumkan keuntungan pertamanya sejak diambil alih pengusaha Abu Dhabi pada tahun 2008, dan mengancam Manuel Pellegrini untuk juga memperlihatkan “profit” di atas lapangan atau dipecat.

Pellegrini telah diberitahu oleh bos-bos besar bahwa ia harus bisa memberikan kesuksesan di atas lapangan untuk mengimbangi kemajuan yang ditunjukkan oleh klub kaya raya Manchester City di luar lapangan.

Laporan tahunan Manchester City menunjukkan klub itu melewati rekor pendapatan sebesar Rp 7,21 Trilyun untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka pada musim 2014-15.

Dari angka pendapatan sebesar Rp 7,21 Trilyun itu, sebanyak Rp 220 Milyar di antaranya adalah keuntungan. Itu merupakan profit pertama mereka sejak tahun 2008 ketika pengambilalihan oleh Sheikh Mansour dari Abu Dhabi United Group terjadi.

Tapi di atas lapangan Manchester City justru mengecewakan musim lalu, mengakhiri musim dengan tangan kosong setelah menyerahkan gelar Premier League dan tersisih dari Liga Champions di babak 16 besar untuk tahun kedua berturut-turut.

Dan CEO Khaldoon Al Mubarak, yang menggambarkan kampanye musim lalu mereka sebagai “di bawah par”, telah menegaskan bahwa dari bos Manuel Pellegrini diharapkan penampilan yang lebih baik lagi musim ini.

Dia mengatakan, “Tidak ada tim yang bisa berharap untuk menang setiap tahun, tetapi bersaing untuk menang di kompetisi domestik Inggris dan meningkatkan kinerja kami di Liga Champions sepenuhnya merupakan target wajar untuk Manchester City.”

“Sangat pantas untuk memiliki harapan yang tinggi untuk klub sebesar ini dan sekelompok pemain berbakat telah dipilih untuk memperjuangkan hal itu.”

“Ini adalah ambisi yang tidak boleh kami hindari.”

“Keinginan untuk meraih trofi selalu menjadi elemen penting dari strategi Yang Mulia Sheikh Mansour bin Zayed untuk penyegaran kembali Manchester City FC baik di dalam maupun luar lapangan.”