Pembenci Mourinho Pasti Suka Banget Skenario Ini

  • Butuh 11 tahun dan 14 laga bagi Arsenal untuk bisa mengalahkan Chelsea. Tapi nanti sore mereka punya peluang emas menenggelamkan The Blues bukan saja ke zona degradasi, tapi juga ke dasar klasemen. Asumsinya, Stoke City, Sunderland, dan Newcastle United seluruhnya menang.

Liga Inggris  - Pembenci Mourinho Pasti Suka Banget Skenario Ini

Berita Liga Inggris : Bagaimana jika Arsenal menang pada laga di Stamford Bridge nanti sore? Dan di saat yang sama Stoke City, Sunderland, dan Newcastle United juga menang? Chelsea bukan hanya masuk ke zona degradasi tapi juga akan tergelincir ke dasar klasemen. Bayangkan juara bertahan ada di dasar klasemen ….

Arsene Wenger mungkin tidak bisa mempercayai nasib baiknya. Sebuah kemenangan bagi Arsenal Sabtu petang WIB nanti bisa mengirim Chelsea dan Jose Mourinho – musuh besarnya – jatuh ke zona degradasi.

Ini adalah prospek yang cukup menggiurkan bagi sebagian penggemar sepak bola, terutama para pembenci Jose Mourinho. Chelsea, tim yang memenangkan gelar dengan begitu anggun dan berkelas hanya empat bulan yang lalu, mendekam di sana, di zona degradasi.

Bahkan jika Chelsea kalah dan Stoke, Newcastle dan Sunderland semuanya menang maka The Blues malah bisa berakhir di urutan terbawah klasemen. Siapa yang akan meramalkan hal ini di awal musim lalu?

Sementara ini kemungkinan hanya masalah biasa saja, Wenger akan sangat menikmati prospek mengirimkan Chelsea ke posisi terendah di klasemen, memperpanjang penderitaan dari awal musim yang paling kacau dan untuk Mourinho.

Permusuhan antara kedua tokoh keras ini menjadi skenario sampingan untuk laga makan siang Sabtu di London Barat. Persaingan mereka begitu agresif, dan selalu bersifat pribadi.

Untuk waktu yang lama sekali, itu adalah persaingan yang tak seimbang. Arsenal butuh waktu 11 tahun dan 14 upaya untuk bisa mencatatkan kemenangan atas Chelsea Mourinho.

Rekor memalukan ini akhirnya berakhir kembali pada bulan Agustus lalu, ketika juara bertahan Piala FA Arsenal mengalahkan Chelsea di FA Community Shield. Mungkin itu hanya sebuah laga tidak penting tetapi itu berarti Wenger akhirnya berhasil mengatasi rintangan psikologis dalam mengalahkan ‘Special One’.

Tapi kemenangan di pertandingan liga akan jauh lebih manis, terutama karena kedua tim akan menemukan diri mereka di ujung lain dari klasemen.

Mourinho telah, selama bertahun-tahun, menyebut Wenger sebuah ‘spesialis gagal’ dan ‘tukang intip’, dan menyebut ketidakmampuannya untuk membawa trofi bagi klub London utara itu sejak tahun 2004 sebagai ‘sangat membosankan’.

Jadi hari Sabtu adalah kesempatan yang diberikan Tuhan untuk mendapatkan balas dendam. Menendang saingannya turun sampai ke dasar. Tidak ada momen lebih indah daripada itu.

Tentu saja, Wenger juga bukan tidak berdosa dalam perseteruan panas ini. Dia memojokkan Mourinho di Stamford Bridge musim lalu dengan tinju terangkat dan kemudian mendorong dada bos Chelsea tersebut.

Dan bahkan setelah kemenangan Piala FA di bulan Agustus, ia sengaja berjalan di belakang Mourinho untuk menghindari uluran tangannya saat pelatih Portugis itu mengucapkan selamat kepada para pemain Arsenal selagi mereka turun dari lokasi upacara.

Wenger mengindikasikan, tidak ada jaminan bahwa ia akan menjabat tangan Mourinho pada laga hari Sabtu.

Sebagian dari masalah itu terletak pada bagaimana supremasi Arsenal atas Chelsea di tahun-tahun awal masa kepelatihan Wenger telah berbalik sejak Mourinho tiba pada tahun 2004.

Wenger pertama kali menghadapi Chelsea pada bulan April 1997 dan antara itu sampai dengan musim panas 2004, Arsenal memenangkan 10 dari 15 pertemuan mereka. Wenger menikmati dominasi penuh atas Ruud Gullit, Gianluca Vialli dan Claudio Ranieri, kandang dan tandang.

Lalu mendadak datanglah Mourinho. Selama periode pertama Mourinho di Stamford Bridge, mereka mengalahkan Arsenal dua kali dan selesai imbang pada empat lainnya.

Performa head-to-head sejak kedatangan kedua kalinya Mourinho memperlihatkan perubahan posisi Arsenal dari pesaing rival menjadi cuma klub terbaik keempat di Inggris.

Kekalahan 6-0 pada bulan Maret 2014 adalah hasil yang sangat menyakitkan bagi Wenger.

Tapi sekarang nasib sudah berubah lagi, setidaknya untuk sementara. Wenger dan Arsenal memiliki kesempatan emas untuk mencicipi sedikit rasa bahagia dari persaingan kedua tim yang pahit.

Liga Inggris  - Pembenci Mourinho Pasti Suka Banget Skenario Ini