Pemain Kunci Arsenal Belum Bisa Istirahat

Manajer Arsenal Arsene Wenger mengakui bahwa ia belum kunjung bisa memberikan waktu istirahat kepada salah satu pemain terpentingnya yang sedikit letih karena terlalu banyak pemain lain yang cedera.

Berita Liga Inggris : Manajer Arsenal Arsene Wenger mengakui bahwa ia belum kunjung bisa memberikan waktu istirahat kepada salah satu pemain terpentingnya yang sedikit letih karena terlalu banyak pemain lain yang cedera.

Wenger sebelum ini mengaku tertarik untuk memberikan Alexis Sanchez sedikit istirahat di pertengahan musim karena ia takut bahwa pencetak gol terbanyak bersama untuk Arsenal di Liga Premier itu sedikit kelelahan karena jadwalnya yang padat untuk klub dan negara.

Dia telah memainkan 69 pertandingan untuk The Gunners dalam 15 bulan terakhir, sementara membuat 22 penampilan untuk tim nasional Chile, dan belum pernah libur.

Manajer Perancis itu bagaimanapun berada di bawah tekanan untuk memainkan dia setiap minggu karena jumlah cedera yang banyak tengah menghambat skuad Arsenal.

Mereka kini tanpa sejumlah pemain ofensif, yang bisa menggantikan si pemain Chile itu dalam skuad.

Theo Walcott, Aaron Ramsey, Alex Oxlade-Chamberlain dan Danny Welbeck semuanya cedera, memaksa manajer untuk terus menurunkan Alexis Sanchez meskipun ada keraguan soal kebugarannya.

“Saya khawatir karena sebelum ia pergi dengan Chile dan ia sedikit letih. Tapi jika saya bertanya ‘Apakah kamu lelah?’ Anda sudah bisa menebak jawabannya,” kata Wenger, seperti dikutip The Mirror.

“Pada titik tertentu saya akan memberinya istirahat. Saat ini saya agak kekurangan pemain karena tidak ada Chamberlain, tidak ada Ramsey, tidak ada Walcott, tidak ada Wilshere, dan tidak ada Welbeck. Tidak banyak posisi ofensif di mana saya bisa melakukan rotasi,” kata Wenger, menjelaskan.

Wenger juga telah menolak untuk berbicara tentang posisi Arsenal di Liga Utama Inggris – mereka saat sama poin dengan pemuncak klasemen Manchester City – dan ia percaya bahwa setiap lawan di divisi teratas Liga Inggris telah semakin membaik di musim terakhir dan itu kinerja tim lebih menentukan peluang menjadi juara daripada kualitas oposisi.

 

Sepakbola.cc