Cerita Pelatih Watford tentang David de Gea

31

Pertandingan Manchester United melawan tuan rumah Watford di Vicarage Road, Sabtu (21/11/2015) malam, akan jadi laga spesial bagi kiper MU David de Gea dan manajer Watford Quique Sanchez Flores.

Liga Inggris  - Cerita Pelatih Watford tentang David de Gea

Pertandingan Manchester United melawan tuan rumah Watford di Vicarage Road, Sabtu (21/11/2015) malam, akan jadi laga spesial bagi kiper MU David de Gea dan manajer Watford Quique Sanchez Flores.

Quique Sanchez Flores adalah bekas pelatih David de Gea ketika bermain di Atletico Madrid pada musim 2009-2011. Di tangan Quigue Flores inilah De Gea yang masih berusia sangat muda ketika itu, 9 tahun, sudah diberi kepercayaan menjadi kiper nomor satu Atletico.

Saat Quique Flores hengkang pada Mei 2011, De Gea tidak lupa memberi kado perpisahan untuk sang pelatih. Tak lama setelah itu atau pada musim panas 2011, De Gea juga hengkang dari Atletico Madrid untuk bergabung dengan Manchaster United.

Quique Flores mengaku sangat terkesan dengan talenta yang dimiliki De Gea. Itu sebabnya dia tak ragu mempercayakan De Gea menjadi kiper nomor satu dari posisi nomor tiga di Atletico.

“Ketika saya tiba di Atletico Madrid, De Gea adalah kiper pilihan ketiga dan setelah satu bulan dia menjadi yang pertama karena dia memang menakjubkan,” kata Flores di Mirror.

“Saya sangat senang dengan evolusi David. Dia punya segalanya. Dia lebih dari seorang kiper. Dia bisa mengendalikan semuanya, bola di udara … dia bagus di area gawang dan di luar gawang. Bagi saya, dia salah satu dari tiga kiper terbaik saat ini.”

“Saya mendapatkan sebuah hadiah setelah dua tahun ketika kami berpisah. Hadiahnya berupa sebuah jam antik, dengan rantai emas yang saya simpan sampai sekarang. Dia adalah orang yang sangat baik,” kenang Flores.

Tapi, Sabtu (21/11) malam besok, pasukan Quique Flores akan  menjajal gawang David de Gea. Di atas lapangan, keduanya tentu akan berusaha memberikan kemenangan bagi tim masing-masing.

Watford akan mencoba kembali ke jalur kemenangan setelah ditundukkan Leicester City 1-2 di pekan sebelumnya. Sementara, MU bertekad melanjutkan tren positifnya setelah tidak terkalahkan dalam empat pertandingan terakhir liga.

“Saya terlalu banyak membicarakan De Gea padahal tujuan kami adalah mencetak gol melewati dia. Ketika dia melihat komentar-komentar saya kepercayaan diri dia akan bertambah dan akan sulit mencetak banyak gol ke gawang dia,” ucap Quique Flores.