Gara-gara Mourinho , Batal Deh Kevin De Bruyne Gabung Klopp

Playmaker Manchester City Kevin De Bruyne mengungkapkan, Jose Mourinho adalah orang yang mencegahnya untuk bergabung ke Borussia Dortmund di bawah asuhan Juergen Klopp, saat ia masih bersama Chelsea.

Playmaker Manchester City Kevin De Bruyne mengungkapkan, Jose Mourinho adalah orang yang mencegahnya untuk bergabung ke Borussia Dortmund di bawah asuhan Juergen Klopp, saat ia masih bersama Chelsea.

Jurgen Klopp telah berusaha untuk mengontraknya sejak musim panas 2013, tapi The Blues menolak tawaran dari tim Jerman itu, dengan Mourinho menjanjikan anak muda berbakat tersebut lebih banyak waktu bermain setelah ia kembali dari masa pinjamannya yang sangat baik di Werder Bremen.

Namun, sang pemain Belgia itu masih gagal menembus ke dalam tim pertama pelatih Portugis dan ia kemudian dijual ke Wolfsburg bulan Januari berikutnya, di mana ia terpilih sebagai pemain terbaik Bundesliga musim lalu sebelum mendapatkan transfer senilai Rp 1,1 Trilyun untuk klub kaya raya Premier League, Manchester City.

De Bruyne akan menghadapi Klopp ketika tim Liverpool asuhannya mengunjungi Stadion Etihad, Sabtu, dan pemain berusia 24 tahun itu telah berbicara tentang kekagumannya terhadap manajer baru The Reds.

“Saya punya kesepakatan pribadi [dengan Klopp],” kata De Bruyne kepada The Telegraph. “Saya meminta klub [Chelsea] untuk diizinkan pergi karena saya memiliki perasaan yang baik tentang Dortmund pada saat itu. Saya telah tampil baik di Jerman dan dia [Klopp] benar-benar menginginkan saya karena [Mario] Gotze pergi ke Bayern Munich.”

“Dia menelepon saya, dan mengatakan ‘Anda akan menjadi No 1’ di tim yang telah menduduki urutan kedua di Bundesliga dan masuk final Liga Champions.”

“Pada saat itu saya pikir itu adalah keputusan yang baik untuk pergi tetapi manajer [Mourinho] mengatakan kepada saya ‘Anda harus tinggal dan Anda akan mendapatkan kesempatan Anda di sini’. Saya menerimanya dan kami berlanjut. Saya pikir dia [Klopp] adalah pelatih yang baik.”

“Saya melihat cara Dortmund bermain dan mereka [Liverpool] memainkan gaya yang sama. Dia mencoba untuk melakukan hal yang sama. Dia baru di sini, dan itu akan memakan waktu. Dalam tujuh tahun ia berada di sana ia melakukan pekerjaan yang luar biasa.”

De Bruyne menambahkan bahwa ia tidak merasakan tekanan dari harga transfernya, dan senang bahwa ia telah mampu membuat dampak dengan membantu pasukan Manuel Pellegrini ke puncak Premier League.

“Di Belgia [transfer] itu benar-benar besar,” lanjutnya. “Mereka berbicara banyak tentang betapa mahal biaya atas saya dan berapa banyak yang saya peroleh – bahkan ketika mereka tidak tahu!”

 

Sepakbola.cc