Tujuh Hal Yang Tak Kamu Ketahui Soal Raheem Sterling

Ketika kecil, gurunya Raheem Sterling pernah bilang begini, “Pada saat kamu 17 tahun, entah kamu bermain bola untuk Inggris, atau kamu masuk penjara.”

Ronald Koeman akan menjadi pilihan fantastis sebagai pelatih Belanda berikutnya demi bermain di laga Internasional.

Berita Bola: Tujuh Hal Yang Tak Kamu Ketahui Soal Raheem Sterling

Berita Liga Inggris: Ketika kecil, gurunya Raheem Sterling pernah bilang begini, “Pada saat kamu 17 tahun, entah kamu bermain bola untuk Inggris, atau kamu masuk penjara.”

Seperti kita tahu ia dilahirkan pada tanggal 8 Desember 1994 di Jamaika, pindah bareng ibunya ke London saat tujuh tahun, tumbuh besar di lingkungan perumahan yang sulit di Brent di dekat Stadion Wembley.

Sterling kemarin baru saja diresmikan sebagai pemain Manchester City dengan nilai transfer termahal dalam sejarah bola Inggris, yakni Rp 980 Milyar.

Pada usia 10 tahun Sterling bermain untuk sekolah Oakington Manor ketika ia ditemukan oleh pemandu bakat Queens Park Rangers, Peter Moring. Dia lalu direkrut untuk Rangers saat berusia 11 tahun. Moring dibayar Rp 1 juta untuk jerih payahnya.

Sebagai bintang dari tim muda QPR, Sterling sering bermain untuk tim U18 sebagai anak 14 tahun dan dengan cepat kabar menyebar perihal pemain muda yang berbakat ini. Bos Rangers muda Steve Gallen menjuluki timnya ‘Raheem Park Rangers’ karena kemampuannya untuk membuat perbedaan dan memenangkan pertandingan.

Sayangnya untuk Rangers, Sterling tidak pernah memainkan pertandingan untuk skuad utama mereka karena Liverpool terlanjur datang memenangkan perlombaan untuk tanda tangannya ketika ia berusia 15 tahun – sekarang seorang pemuda internasional Inggris – untuk biaya awal sebesar Rp 10 Milyar.

Agak ironis karena pada kesempatan itu sebenarnya Manchester City sudah datang dengan tawaran dua kali lipatnya, Rp 20 Milyar namun ditolak Sterling yang memilih Liverpool.

Mengetahui betapa hebatnya pemain ini nanti, QPR menyertakan sebuah pasal yang mengharuskan komisi 20% dalam penjualan kembali Sterling di Inggris, serta 25% untuk transfer ke klub luar negeri. Jadi dengan kepindahan ke Manchester City ini, QPR memperoleh durian runtuh sebesar Rp 200 Milyar sendiri.

Pada tanggal 24 Maret 2012, Sterling membuat debut di Liverpool sebagai pemain pengganti dalam pertandingan Premier League melawan Wigan. Berumur 17 tahun dan 107 hari, ia menjadi pemain termuda ketiga yang bermain untuk The Reds. Dia mencetak gol pertamanya pada bulan Oktober tahun itu, mengamankan kemenangan 1-0 atas Reading. Debut di tim nasional Inggris datang sebulan kemudian dalam kekalahan 4-2 vs Swedia.

Sayangnya Sterling telah mengembangkan kebiasaan menciptakan seperti banyak berita di luar lapangan.

Striker, yang memiliki seorang putri dari hubungan romantis singkat ketika ia berusia 16, dinyatakan tidak bersalah di sebuah pengadilan atas tuduhan menyerang mantan pacarnya tahun 2013.

Koran pernah memuat foto dari Sterling tengah merokok pipa shisha, dan tampaknya menghirup nitrous oxide, gas pembuat tawa, terus menyebabkan dia muncul di halaman depan suratkabar.

Rincian hubungan Sterling dengan Liverpool adalah sedramatis kenaikannya. Bulan Februari Brendan Rodgers mengaku kepada Sterling telah ditawarkan “sebuah kesepakatan dengan nilai yang luar biasa” untuk tetap tinggal di Anfield.

Dua bulan kemudian Sterling, dalam sebuah wawancara dengan BBC, menegaskan ia telah menolak kontrak baru.

Pada bulan Mei agennya, Aidy Ward, mengatakan pemain itu tidak akan menandatangani kontrak baru, bahkan untuk “Rp 18 Milyar seminggu”.

Dengan dua penawaran pertama Manchester City gagal meyakinkan Liverpool, ia membuat semua orang benci padanya setelah menghilang selama dua hari pelatihan, mengaku sedang sakit dan dilaporkan meminta untuk tidak diikutsertakan pada tur pra-musim klub.

Sepakbola.cc