Arsene Wenger : Granit Xhaka Bisa Jadi Petit Baru!

26

Liga Inggris – Pemain internasional Swiss Granit Xhaka, membuat publik terkesan di penampilan pertamanya berseragam Arsenal, dan sang manajer pun memujinya. Manajer Arsenal Arsene Wenger memuji dampak yang diberikan Granit Xhaka kepada timnya dan melihat bahwa ia memiliki banyak kesamaan dengan salah satu mantan punggawa Arsenal Emmanuel Petit. Punggawa baru yang didatangkan musim panas ini […]

Liga Inggris – Pemain internasional Swiss Granit Xhaka, membuat publik terkesan di penampilan pertamanya berseragam Arsenal, dan sang manajer pun memujinya.

Manajer Arsenal Arsene Wenger memuji dampak yang diberikan Granit Xhaka kepada timnya dan melihat bahwa ia memiliki banyak kesamaan dengan salah satu mantan punggawa Arsenal Emmanuel Petit.

Punggawa baru yang didatangkan musim panas ini Granit Xhaka turun bermain saat berhadapan dengan Leicester City dan Watford, dan penampilannya saat bertanding di Vicarage Road kemarin malam benar-benar sangat mengesankan.

Dan Wenger berkeyakinan bahwa pemain internasional Swiss tersebut memiliki apa yang diperlukan untuk mereplika penampilan yang pernah dibuat oleh Petit, yang memenangkan trofi Liga Premier bersama Arsenal pada tahun 1997-98 silam.

“Dia adalah pemain yang bermain secara natural saat memegang bola, gaya bermainnya sedikit mirip dengan gaya bermain Petit,” ungkapnya kepada wartawan.

“Dia suka memberikan umpan-umpan panjang dan sering membantu pemain bertahan. Dia memiliki campuran yang baik untuk bola-bola pendek maupun panjang, dan di lini tengah sangat penting bagi kami untuk kadang-kadang memberikan kebebasan bergerak pada para defender.”

“Kami memiliki permainan yang didasarkan pada operan-operan pendek dibandingkan tim lain sehingga terkadang jika pemain kami memberikan bola panjang itu bisa memberikan kami kesempatan untuk sedikit bernapas lega dan menciptakan peluang-peluang.”

“Dia sudah memiliki pengalaman di luar negeri dan itu sudah meyakinkan. Dia menjadi kapten di usianya yang muda saat masih di Monchengladbach, yang itu bukanlah sebuah klub kecil, jadi dia sudah memiliki kualitas kepemimpinan yang baik.”

“Dia memiliki tenaga yang super, perawakannya juga baik, dia bagus saat duel di udara dan juga memiliki keseimbangan yang baik dalam permainannya, dia memiliki kontrol bola-bola pendek maupun panjang yang baik.”