Antonio Conte Akan Juventus-kan Chelsea

Pelatih anyar Chelsea Antonio Conte ingin menghentikan langkah Zlatan Ibrahimovic meraih gelar liga lagi, seperti yang dia lakukan dengan Juventus pada 2011-12. Ibrahimovic tengah menikmati musim yang mengesankan bersama AC Milan saat itu, namun Conte datang untuk membawa Juventus menghentikan dominasi Ibra dan mengklaim gelar liga pertamanya untuk selanjutnya membawa Juventus mendominasi Italia dan menjadi […]

Pelatih anyar Chelsea Antonio Conte ingin menghentikan langkah Zlatan Ibrahimovic meraih gelar liga lagi, seperti yang dia lakukan dengan Juventus pada 2011-12.

Ibrahimovic tengah menikmati musim yang mengesankan bersama AC Milan saat itu, namun Conte datang untuk membawa Juventus menghentikan dominasi Ibra dan mengklaim gelar liga pertamanya untuk selanjutnya membawa Juventus mendominasi Italia dan menjadi juara Serie-A tiga musim berturut-turut dalam asuhannya.

Sementara di tingkat internasional, Antonio Conte pun bisa menghentikan Ibrahimovic di pagelaran Euro 2016 lalu. Meski bermodalkan 50 gol dalam semusim untuk PSG musim lalu, Italia sukses meredam keganasan Ibra dan bahkan membuatnya tak bisa mencetak satu pun tendangan tepat sasaran ke gawang Buffon.

Dengan bintang Swedia itu sekarang di Manchester United, Antonio Conte berharap ia bisa mengulang prestasi itu dengan Chelsea.

“Itu fantastis. Kami memulai musim ini sebagai underdog dan pers telah kami memprediksi kami hanya akan duduk di peringkat keenam atau ketujuh klasemen akhir,” kata pelatih berkebangsaan Italia itu.

“Milan punya Zlatan, itu satu-satunya musim ketika dia tidak memenangkan kejuaraan dan saya berharap musim ini adalah yang sama lagi.”

Ibrahimovic mencetak 28 gol di liga dalam musim itu dan menjadi pencetak gol terbanyak di Italia, tapi AC Milan akhirnya dapat dikalahkan Juventus dengan keunggulan empat poin atas Rossoneri.

Conte, yang bertanggung jawab untuk mengangkat Chelsea kembali ke papan atas setelah musim lalu hanya finish di urutan kesepuluh klasemen akhir, mengingat bagaimana Juve yang sebagai underdog berhasil menjadi juara dan mematahkan prediksi.

“Inter telah memenangkan treble di musim sebelumnya di bawah [Jose] Mourinho dan Napoli memiliki Edinson Cavani dan Marek Hamsik,” katanya.

“Pada periode itu kami adalah underdog dan kami memenangkan gelar pertama kami dengan tak terkalahkan. Dan memperoleh titel.”

Sepakbola.cc