Martin Demichelis Didakwa Melanggar Aturan FA

  • Pemain Manchester City Martin Demichelis dikenai denda dan mendapatkan teguran keras karena dianggap melanggar aturan yang telah ditetapkan oleh FA.

Pemain Manchester City Martin Demichelis dikenai denda dan mendapatkan teguran keras karena dianggap melanggar aturan yang telah ditetapkan oleh FA.

Pemain asal Argentina ini dianggap bersalah karena melakukan perjudian di 29 pertandingan, antara 22 Januari hingga 15 Februari 2016.

Oleh FA, Demichelis didenda sebesar 22.058 pounds usai menerima dakwaan yang dituduhkan.

Selain denda, pesepakbola berusia 35 tahun ini pun mendapatkan teguran keras untuk tidak mengulangi kesalahannya melanggar Pasal E8 mengenai perjudian.

Aturan ini mulai diberlakukan pada 1 Agustus 2014 yang ditujukan kepada semua elemen yang terlibat dalam dunia sepak bola.

Pasal E8 berbunyi “Seorang partisipan dilarang untuk berjudi, baik secara langsung atau tidak, atau memerintahkan, mengizinkan, menyebabkan atau memungkinkan seseorang untuk berjudi di (i) hasilnya, jalannya pertandingan, menyelenggarakan pertandingan atau aspek lainnya, atau kejadian didalam pertandingan sepak bola atau kompetisi; atau (ii) hal lainnya tentang atau berkaitan dengan sepak bola di belahan dunia mana pun, termasuk, sebagai contoh dan tanpa batasan, transfer pemain, penugasan manajer, pemilihan tim atau hal-hal yang berkaitan dengan kedisiplinan.”

Martin Demichelis pada Maret lalu mengatakan jika aturan yang diterapkan berbeda di tiap liga.

“Aturannya berbeda di tiap tempat. Di Spanyol, anda diperbolehkan (asalkan diluar pertandingan yang libatkan penjudi),” ujarnya seperti dikutip dari ESPN.

Selain Demichelis, beberapa pesepakbola Liga Inggris pun pernah merasakan tuduhan bermain judi.

Pemain Newcastle United Andros Townsend pernah didakwa melakukan perjudian kala dirinya masih bermain di Tottenham.

Townsend dikenai hukuman larangan bermain sebanyak empat bulan dan denda sebesar 18 ribu pounds pada 2013.