Samir Nasri Mengaku Gagal Pindah Ke Madrid Karena Ribery

  • Gelandang Manchester City, Samir Nasri, seharusnya bisa bergabung dengan Real Madrid pada musim panas 2007 silam. Namun hal itu gagal terwujud lantaran kebijakan internal klubnya saat itu.

Liga Inggris  - Samir Nasri Mengaku Gagal Pindah Ke Madrid Karena Ribery

Gelandang Manchester City, Samir Nasri, seharusnya bisa bergabung dengan Real Madrid pada musim panas 2007 silam. Namun hal itu gagal terwujud lantaran kebijakan internal klubnya saat itu.

Mantan pemain Arsenal ini menuturkan, pada Juni 2007 saat dia masih bermain di klub Marseille, Perancis, datang tawaran dari Real Madrid untuk dirinya. Ketika itu dia baru berumur 19 tahun.

Tapi, petinggi Marseille kala itu menolak tawaran itu. Karena mereka hanya mengizinkan satu pemainnya yang boleh pindah klub saat. Dan, pemain yang mendapatkan kesempatan untuk pindah adalah Franck Ribery. Dia diboyong Bayern Muenchen.

Setahun setelah itu barulah Nasri dilepas oleh Marseille. Tapi bukan ke Madrid, tapi ke Arsenal. Dia dibeli Arsenal seharga 16 juta euro pada bursa transfer musim panas 2008.

“Ketertarikan dari Real Madrid? Sudah ada negosiasi untukku di masa lalu,” ujar Nasri dalam wawancara engan Le10Sport.

“Pape Diouf, yang merupakan Presiden Marseille saat itu, mengatakan bahwa hanya seorang pemain diizinkan pergi.”

“Pada akhirnya Franck Ribery, yang dibeli Bayern Muenchen, sehingga aku harus bertahan di Marseille untuk satu tahun lagi dan kemudian aku pindah ke Arsenal,” tambah pemain yang meninggalkan The Gunners untuk bergabung dengan The Citizens pada 2011 lalu. Dia dibeli City seharga 27,5 juta euro.