Mengintip Isi Dompetnya Liverpool FC

  • Berita Liga Inggris: Kalau lihat angka-angka ini, Liverpool FC masih akan membeli sejumlah pemain baru. Tahun-tahun kemarin mereka memilih defisit dalam soal transfer pemain. Musim ini mereka masih memiliki laba sebesar Rp 75 Milyar dari hasil jual dan beli pemain.

Liga Inggris  -  Mengintip Isi Dompetnya Liverpool FC

Berita Liga Inggris: Kalau lihat angka-angka ini, Liverpool FC masih akan membeli sejumlah pemain baru. Tahun-tahun kemarin mereka memilih defisit dalam soal transfer pemain. Musim ini mereka masih memiliki laba sebesar Rp 75 Milyar dari hasil jual dan beli pemain.

Salah satu penentu angka yang begitu tinggi marginnya adalah penjualan Raheem Sterling sebesar Rp 1,02 Trilyun.

PENGELUARAN:

Roberto Firmino (Hoffenheim, Rp 604 Milyar)
Joe Gomez (Charlton, Rp 73 Milyar)
Nathaniel Clyne (Southampton, Rp 261)
Danny Ings (free agent, belum ada info soal biaya yang harus disepakati)
Adam Bogdan (Gratis)
James Milner (Gratis)
Total: Rp 938 Milyar

PENDAPATAN:

Raheem Sterling (Manchester City, Rp 1,02 Trilyun*)
Sebastian Coates (Sunderland, Rp 83,3 Milyar)
Iago Aspas (Sevilla, Rp 91,7 Milyar)
* 20% dari Rp 1,02 T, yakni sebesar Rp 200 Milyar diyakini menjadi milik QPR sebagai bagian dari klausul penjualan kembali.

Total: Rp 1,013 Trilyun.

Selisih labanya kira-kira Rp 75 Milyar.

Jika pola belanja FSG sejak mengambil alih kepemilikan klub menjadi panduan maka The Reds masih akan menghabiskan uang lebih banyak lagi untuk membeli pemain baru.

Musim lalu misalnya, mereka menghabiskan Rp 2,4 Trilyun untuk membeli pemain baru. Bahkan dengan pendapatan sebesar Rp 1,5 Trilyun dari hasil penjualan Luis Suarez ke Barcelona, ​​mereka masih menghabiskan sekitar Rp 542 Milyar lebih banyak daripada yang mereka terima.

Musim sebelumnya, 2013-14, klub defisit sekitar Rp 375 Milyar; di musim pertama Rodgers masuk sebagai manajer, dengan pengeluaran lebih Rp 834 Milyar untuk kedatangan Daniel Sturridge dan Philippe Coutinho di bulan Januari.

Dengan pola seperti di atas maka masih ada sekitar duit ratusan milyar yang akan merka habiskan untuk merekrut pemain yang mereka nilai bisa membawa mereka kembali ke posisi teratas klasemen Inggris.