Chelsea vs Liverpool: Mario Balotelli Penyebab Kekalahan The Reds

  • Striker Mario Balotelli dijadikan kambing hitam kekalahan Liverpool 0-1 dari Chelsea pada pertandingan semifinal leg kedua Capital One Cup di Stamford Bridge, Rabu (28/1/2015).

Pemain sayap Lazio Felipe Anderson mengatakan dirinya masih bermimpi bergabung dengan Manchester United di musim panas ini.

Liga Inggris  - Chelsea vs Liverpool: Mario Balotelli Penyebab Kekalahan The Reds

Striker Mario Balotelli dijadikan kambing hitam kekalahan Liverpool 0-1 dari Chelsea pada pertandingan semifinal leg kedua Capital One Cup di Stamford Bridge, Rabu (28/1/2015).

Liverpool akhirnya gagal lolos ke final karena kalah agregat 2-1 dari Chelsea setelah di laga pertama di Anfield dua pekan lalu , kedua tim bermain imbang 1-1.

Gol kemenangan Chelsea di pertandingan ini dicetak oleh Branislav Ivanovic yang sukses meneruskan bola hasil tendangan bebas Willian dengan sundulannya pada menit ke 94 atau menit ke empat babak tambahan waktu dua kali 15 menit.

Pertandingan harus dilanjutkan dengan babak tambahan setelah kedua tim bermain imbang 0-0 hingga berakhirnya waktu normal. Piala Liga tidak mengenal agresivitas gol tandang meski kedua tim bermain imbang 1-1 pada leg pertama di Anfield.

Mantan bek nasional Inggris, Danny Mills, menuding Balotelli bertanggungjawab atas lahirnya gol kekalahan Liverpool. Menurut Danny Mills, Balotelli tidak mengawal Ivanovic secara ketat sehingga bek Chelsea itu bisa dengan leluasa menanduk bola. Mestinya Balotelli menempel ketat dia saat melompat menyambut bola.

“Saya rasa Balotelli yang berdiri di samping Ivanovic membiarkan dia begitu saja. Terkadang ketika anda menarik mundur penyerang, mereka terlalu fokus pada bola dan tidak berkonsentrasi pada tugasnya menempel lawan,” ujar mantan bek tim nasional Inggris, Danny Mills, di BBC Radio 5.

Tapi, Balotelli tidak bisa sepenuhnya disalahkan. Menurut Mills, seharusnya Emre Can atau Martin Skrtel berada di posisi Balotelli. Namun demikian, sejak masuk pada menit ke-70, Balotelli sama sekali tidak mampu menghadirkan peluang untuk mencetak gol atas namanya sendiri.