Delaney : Benteke Jelas Bukan Lionel Messi!

  • Damien Delaney mewanti-wanti rekan-rekannya di Crystal Palace bahwa Christian Benteke bukan seorang Messi yang bisa melakukan hal-hal ajaib. Pemain Crystal Palace Damien Delaney memahami jika Christian Benteke merupakan tipe pesepakbola yang harus dilayani agar bisa memberikan kontribusi maksimal di depan gawang lawan. Bagi Delaney, Benteke berbeda dengan Lionel Messi yang ketika mendapatkan bola maka langsung […]

Damien Delaney mewanti-wanti rekan-rekannya di Crystal Palace bahwa Christian Benteke bukan seorang Messi yang bisa melakukan hal-hal ajaib.

Pemain Crystal Palace Damien Delaney memahami jika Christian Benteke merupakan tipe pesepakbola yang harus dilayani agar bisa memberikan kontribusi maksimal di depan gawang lawan.

Bagi Delaney, Benteke berbeda dengan Lionel Messi yang ketika mendapatkan bola maka langsung menunjukan permainan atraktif.

Benteke sendiri sudah resmi merapat ke Selhurst Park pada Sabtu (20/8) lalu, dan diyakini akan bermain di laga kontra Blackpool di ajang Piala Liga, Selasa (23/8) esok.

Kedatangan pesepakbola asal Belgia ini diyakini akan menambah daya gedor Palace setelah menjadi satu-satunya tim yang belum membuat gol ke gawang lawan dalam dua laga Liga Inggris.

Manajer Alan Pardew pun mengaku sudah berulang kali melirik Benteke karena kualitas yang ia miliki dan baru kali ini ia bisa mendapatkan jasa pemain berusia 25 tahun itu.

Namun demikian, pemain bertahan Damien Delaney mengingatkan jika Benteke tidak akan segera menyelesaikan masalah lini depan andai para pemain lainnya tidak bermain dengan benar.

“Christian Benteke akan membawa kehadian (seorang striker),” ujar Delaney.

“Benteke sangat berbakat dan kami pun sudah mempunyai Connor Wickham juga, jadi kami mempunyai dua pemain depan yang cukup bagus.”

“Sekarang sudah saatnya kami berhenti berbicara soal banyak hal dan mulai memenangkan pertandingan-pertandingan.”

“(Tapi) kami tidak mendatangkan Messi. Benteke memang pemain yang bagus, tapi dia bukan tipe pemain yang ketika mendapatkan bola langsung mencetak gol.”

“Kami harus memberikan amunisi baginya dan menyediakan umpan silang ke kotak penalti lawan dan memberinya umpan matang.”

“Anda bisa mengatakan jika kami tidak bisa membuat gol, tapi (faktanya) kami tidak bisa menciptakan kesempatan yang penuh yang merupakan tanggung jawab pemain tengah dan bertahan untuk melayani pemain depan,” tambahnya.