Derby Manchester: City Remehkan Kekuatan United

8

Manuel Pellegrini mengklaim pasukan Manchester United asuhan Louis van Gaal tidak lebih kuat dari tim yang dua kali dipukul secara memalukan oleh Manchester City musim lalu. Hal itu ia katakan saat ia mempersiapkan diri untuk menghadapi pelatih Belanda untuk kali pertama kalinya dalam derby besok di Stadion Etihad. Van Gaal sendiri menegaskan dirinya tidak ‘cemburu’ dengan skuad yang telah […]

Derby Manchester: City Remehkan Kekuatan United - berita Liga Inggris

Manuel Pellegrini mengklaim pasukan Manchester United asuhan Louis van Gaal tidak lebih kuat dari tim yang dua kali dipukul secara memalukan oleh Manchester City musim lalu.

Hal itu ia katakan saat ia mempersiapkan diri untuk menghadapi pelatih Belanda untuk kali pertama kalinya dalam derby besok di Stadion Etihad.

Van Gaal sendiri menegaskan dirinya tidak ‘cemburu’ dengan skuad yang telah membantu memenangkan Pellegrini gelar juara musim lalu.

Pelatih asal Belanda itu percaya sebuah kemenangan United di derby Manchester ke-168 ini bisa memberikan pemicu bagi revolusi timnya.

Gol penyama kedudukan Robin van Persie di injury time melawan Chelsea hari Minggu lalu telah mengangkat kepercayaan di United, yang tengah putus asa untuk segera bangkit kembali di bawah Van Gaal setelah terdampar di posisi ketujuh dan absen dari kompetisi  Eropa.

Tapi, setelah City mencatatkan kemenangan 4-1 di kandang dan 3-0 di tandang melawan United musim lalu, Pellegrini mengaku belum melihat tanda-tanda adanya kekuatan baru di Old Trafford.

Ketika ditanya apakah ia percaya Man United akan mengunjungi Etihad besok sebagai tim “kuat” dibandingkan di era Moyes, Pellegrini menjawab. “Mirip. Saya berpikir bahwa kedua tim sama saja.”

“Saya pikir Manchester United membeli pemain yang sangat penting tahun ini, tapi saya pikir juga mereka berada pada saat di mana Anda memulai dengan manajer baru dan pemain baru. Dan itu adalah hal yang tidak mudah.”

“Mungkin hal yang sama terjadi dengan saya tahun lalu, jadi saya pikir mereka berada di saat-saat yang sama. Tapi saya berharap bahwa kita akan memiliki pertandingan yang sulit melawan tim yang sangat baik dengan pemain yang sangat baik.”

Man City telah memenangkan lima dari enam derby Manchester terakhir di liga, dapat mencatatkan kemenangan keempat berturut-turut vs United untuk pertama kalinya dalam 44 tahun, jika mereka menang besok.

Namun Man City dihantam berita jelek dengan konfirmasi bahwa gelandang David Silva absen sampai satu bulan ke depan akibat kerusakan ligamen lutut yang diderita pada kekalahan Capita One Cup vs Newcastle United di tengah pekan.

Kembalinya kapten Wayne Rooney dari serangkaian hukuman menumbuhkan dorongan moral untuk Van Gaal, yang masih tanpa Radamel Falcao yang cedera, dan sang manajer menegaskan bahwa skuadnya tidak kalah bagus.

Sebagai perbandingan, total nilai pemain-pemain Manchester United adalah Rp 7,3 Trilyun vs  Rp 6,6 Trilyununtuk Man City.

“Saya tidak cemburu dengan skuad Manchester City,” kata Van Gaal. “Saya bangga dengan pemain saya dan itu adalah hal yang paling penting dan, ketika kami bermain seperti sebuah tim, maka kita memiliki peluang besar untuk menang.”

“Apa yang kita lihat dari Manchester City di pertandingan terakhir tidak begitu baik, tapi itu juga sama seperti tahun lalu, sehingga Anda tidak pernah tahu.”

“Sepertinya, di pertandingan terakhir, mereka juga dalam proses seperti Manchester United. Mungkin mereka juga sedikit tidak beruntung di tiga pertandingan terakhir.”

“Kami bermain sangat baik melawan West Bromwich Albion dan kami bermain imbang melawan Chelsea. Tidak ada yang mengharapkan hasil itu, tapi bagi saya, itu tidak cukup dan mungkin hasil melawan Manchester City akan memberi kita dorongan moral itu.”

Dengan timnya sudah keluar dari Capital One Cup dan dengan makin jauhnya jarak ke rival terdekat mereka di Liga Premier dan Liga Champions, perintah pemilik agar Manchester City semakin maju akan berada di ujung tanduk.

Tapi meskipun dengan semua masalah yang Man City derita baru-baru ini, Chili menegaskan bahwa dia tidak terpengaruh oleh pemberitaan bahwa dia mungkin berada di bawah tekanan yang meningkat.

“Saya tidak tahu apa itu tekanan,” kata Pellegrini. “Sangat sulit untuk menganalisis musim pada saat ini ketika Anda hanya pada bulan Oktober dan Anda baru bermain sembilan kali di Liga Premier, dan Anda tidak tahu apakah Anda akan masuk atau tidak ke Liga Champions.”

“Adalah kenyataan bahwa kami tersingkir dari Capital One. Mungkin tahun lalu kami satu-satunya orang yang tidak tersingkir dari Capital One, sehingga tim lain akan memiliki lebih banyak kesulitan daripada kami musim ini karena mereka memiliki lebih banyak pertandingan. Tapi Anda selalu Anda memiliki saat-saat yang lebih baik dan saat-saat buruk dalam satu musim.”