Digebuk Burnley, Klopp Mengaku Idiot Jika …

9

Manajer Liverpool Jurgen Klopp mengatakan ia akan seperti “idiot” jika kekalahan timnya dari Burnley membuat dirinya langsung melakukan panic-buying, Sabtu. Skuad asuhan Klopp menderita kekalahan mengejutkan 2-0 di Turf Moor, kurang dari seminggu setelah mereka menggebrak laga perdana musim Premier League mereka dengan kemenangan 4-3 atas Arsenal. Liverpool bermain dengan sangat dominan melawan Burnley, menguasai […]

Manajer Liverpool Jurgen Klopp mengatakan ia akan seperti “idiot” jika kekalahan timnya dari Burnley membuat dirinya langsung melakukan panic-buying, Sabtu.

Skuad asuhan Klopp menderita kekalahan mengejutkan 2-0 di Turf Moor, kurang dari seminggu setelah mereka menggebrak laga perdana musim Premier League mereka dengan kemenangan 4-3 atas Arsenal.

Liverpool bermain dengan sangat dominan melawan Burnley, menguasai bola lebih dari 80 persen dan menciptakan banyak peluang di sepanjang pertandingan.

Tapi mereka gagal mendobrak pertahanan lawan dan harus menyoroti dari kinerja pertahanan mereka sendiri, dengan telah kebobolan lima gol hanya dalam dua laga perdana mereka.

Namun, ketika ditanya apakah kekalahan ini akan membuat dia langsung berlari ke pasar transfer, Klopp mengatakan, “Jika satu pertandingan harus mengubah pikiran, saya maka saya akan menjadi idiot.”

“Saya tahu Anda semua ingin saya akan membeli bek kiri atau pemain tengah?”

“Emre Can berada di bangku cadangan, ia memiliki masalah punggung, Lucas Leiva cedera dan Anda meminta saya untuk mendatangnkan pemain lini tengah?”

“Jawabannya adalah saya tidak tahu, kita lihat saja nanti apa yang akan terjadi.”

Klopp mengatakan ia mampu mengambil beberapa hal positif dari kinerja buruk timnya, tapi dia ingin menghindari timnya mengulangi performa yang sama.

“Kami bisa bereaksi lebih baik, tetapi saya melihat banyak hal-hal yang baik yang bisa saya ambil. Jika Anda memberitahu saya tahun lalu, kami bisa bermain di Burnley seperti ini, tidak sempurna tentu saja, saya akan benar-benar terkejut, “katanya.

“Kami harus siap dalam membangun tim kami sendiri dan kesalahan-kesalahan ini seharusnya tidak terjadi lagi.”